Rabu , 21 Juni 2017, 18:44 WIB

Dosen AMIK BSI Sukabumi Mengisi Pesantren Ramadhan

Red: Irwan Kelana
Dok BSI
Dosen AMIK BSI Sukabumi menjadi narasumber di Pesantren Ramadhan tingkat SMA se-Kabupaten Sukabumi.
Dosen AMIK BSI Sukabumi menjadi narasumber di Pesantren Ramadhan tingkat SMA se-Kabupaten Sukabumi.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Musyawarah Guru TIK, KPPI dan Sekolah Madrasah Aliyah se-Kabupaten Sukabumi  mengundang secara khusus Dosen AMIK BSI Sukabumi sebagai narasumber di kegiatan Pesantren Ramadhan Nuansa IT.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari, 15-18 Juni 2017  itu diadakan di Villa Yawitra, Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kegiatan ini diikuti oleh 100 siswa SMA se-Kabupaten Sukabumi.
 
Ada dua dosen AMIK BSI Sukabumi yang didapuk menjadi tutor pelatihan IT tersebut. Keduanya adalah Rizal Amgia Saputra dan Adi Fitriandi.

Keduanya memberikan beberapa pelatihan IT. Pertama, mengelola data dan angka menggunakan software Microsoft Office.
 
Kedua, design grafis dan design web atau blog. Selain itu,  pelatihan teknisi hardware dan software, yakni cara-cara merawat dan memperbaiki komputer.

Selain pelatihan IT, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan kegiatan Seminar Teknologi Informasi dan Komputer (TIK) dengan narasumber Anggota Komisi X DPR RI Bidang Pendidikan  Dr  Reni Marlinawati melalui telekonferensi. Reni menyampaikan materi mengenai pentingnya TIK dan dampak positif TIK pada pendidikan dan agama.

Selain Reni, narasumber lainnya adalah  Dosen AMIK BSI Sukabumi Rizal Amegia Saputra MKom dan Pengawas Pembina Pedidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Sukabumi Dr Widad Arifin MEd.

Rizal Amegia dalam materinya menjelaskan mengenai pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di bidang pendidikan. Menurut Rizal, TIK sangat bermanfaat bagi pendidikan. Seperti, mengurangi biaya transportasi dengan menerapkan sistem pendidikan secara online. Dengan sistem ini peserta didik dapat memperoleh  pembelajaran dari mana saja dan kapan saja tanpa datang ke ruang kelas.
 
Manfaat selanjutnya, kata  Rizal, perpustakaan dan buku pelajaran yang telah berbentuk digital dapat menghemat biaya untuk membeli buku, serta akses informasi yang dapat diperoleh kapan dan di mana saja serta up to date.

“Dan yang paling penting manfaat TIK untuk pendidikan adalah memberikan pembelajaran kepada peserta didik untuk belajar bertanggung jawab atas kemajuan diri dan belajarnya,” jelas Rizal.

Seminar yang berlangsung selama tiga jam ini dipandu oleh Adi Fitriandi sebagai moderator. Seminar ini diikuti oleh peserta Pensantren Ramadhan sebanyak 100 siswa SMA serta guru-guru TIK, MTs dan MA se-Kabupaten Sukabumi.