Rabu , 12 July 2017, 10:21 WIB

BSI Gelar Ekspedisi di 30 Desa Jawa dan Bali

Red: Irwan Kelana
Dok BSI
Mahasiswa BSI melakukan ekspedisi di 27 desa pesisir pada tahun 2016.
Mahasiswa BSI melakukan ekspedisi di 27 desa pesisir pada tahun 2016.

REPUBLIKA.CO.ID, REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Perguruan Tinggi Bina Sarana Informatika (BSI) kembali menggelar ekspedisi. Ekspedisi tahun 2017  bernama “Expedisi Desa Jawa-Bali”. Kegiatan yang mengusung tema “30 th BSI Mengukir Prestasi di Bumi Pertiwi” akan dilaksanakan pada 1-30 Oktober 2017.

Tahun sebelumnya, BSI mengadakan ekspedisi di 27 desa pesisiri.  “Sesuai temanya, ekspedisi BSI kali ini dalam rangka menyambut dan memeriahkan ulang tahun (HUT) BSI yang ke-30. Dalam ekspedisi kali ini, tim  BSI yang terdiri dari 250 mahasiswa terpilih akan berbagi ilmu pengetahuan, khususnya ilmu computer kepada siswa SD kelas 1-6 di 30 sekolah desa Jawa Bali,” kata Direktur Bina Sarana Informatika (BSI) Naba Aji Notoseputro kepada Republika.co.id, Senin (10/7).

Naba Aji yang menjadi penasehat Ekspedisi BSI 2017  menambahkan, maksud kegiatan ekspedisi tersebut adalah memupuk rasa kepedulian mahasiswa BSI terhadap masyarakat dalam melakukan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Selain itu, berbagi ilmu kepada masyarakat, khususnya ilmu computer kepada siswa SD di Jawa-Bali.

Tidak kalah pentingnya, kata Naba,  mempelajari kebudayaan yang ada di lokasi sekitar sekolah tersebut. “Juga, menumbuhkan rasa kepedulian masyarakat sekitar terhadap pendidikan,” tutur Naba.

Adapun kegiatan yang akan dilasakanakan pada ekspedisi tersebut adalah  lebih kepada pengajaran yang akan diberikan kepada siswa SD di desa-desa lokasi ekspedisi tersebut. “Kami akan  memperkenalkan dasar ilmu computer dan teknologi untuk SD, dan memberikan buku sumbangan untuk taman bacaan,” ujar Naba.

Selain itu, ia menerangkan, dari peserta akan mengadakan kegiatan kelas kreatif, penanaman pendidikan lingkungan hidup, penyuluhan hidup sehat untuk warga sekolah, lomba antar siswa/siswi SD, bakti sosial  dan kerja bakti di lingkungan sekitar. “Sehingga, akan menambah pengetahuan mereka di bidang soft skill dan hard skill,” papar Naba Aji Notoseputro.