Sabtu , 23 September 2017, 19:00 WIB

STMIK Nusa Mandiri Jakarta Gelar Orientasi Akademik 2017

Red: Irwan Kelana
Dok STMIK Nusa Mandiri
Mahasiswa baru STMIK Nusa Mandiri mengikuti Orientasi Akademik (Ormik).
Mahasiswa baru STMIK Nusa Mandiri mengikuti Orientasi Akademik (Ormik).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjelang perkuliahan tahun akademik 2017/2018, STMIK Nusa Mandiri Jakarta menggelar Orientasi Akademik (ORMIK) bertema  “Kami Generasi Mandiri Untuk Indonesia”, Sabtu (23/9).

Kampus yang memiliki dua program studi, yakni Teknik Informatika dan Sistem Informasi ini menggelar Ormik 2017 serentak di dua kampusnya, yakni kampus C di Jalan Kramat Raya nomor 18, dan kampus D di Jalan Kamal Raya nomor  18, Ring Road Barat, Cengkareng, Tangerang, Banten.

Staf Bidang Kemahasiswaan STMIK Nusa Mandiri Jakarta Arif Hidayat mengatakan, ada beberapa rangkaian kegiatan masa orientasi akademik bagi mahasiswa baru sebelum perkuliahan.

Pertama, perkenalan mengenai sistem akademik yang diterapkan oleh STMIK Nusa Mandiri dalam  proses belajar-mengajar. “Kedua, kegiatan yang dapat meningkatkan peran dan tanggung jawab mahasiswa dalam proses pembelajaran,” kata Arif.

Selanjutnya, Arif menambahkan, mahasiswa juga diperkenalkan mengenai kegiatan kemahasiswaan yang berfungsi dalam pengembangan keahlian mahasiswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik. “Pengembangan keahlian di bidang non-akademik melalui wadah Unit Kegiatan Mahasiwa (UKM), baik di bidang seni maupun olahraga,” kata Arif.

Sedangkan di bidang akademik, lanjut Arif, STMIK Nusa Mandiri memiliki Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMSI) dan Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HIMTI).

“Dengan adanya wadah ini, diharapkan mahasiswa dapat mengembangkan keahlian dan kemampuannya sehingga setelah lulus kuliah nantinya dapat menjadi sumber daya manusia yang berkualitas,” tutur Arif.

Ketua STMIK Nusa Mandiri Jakarta Dr Mochamad Wahyudi MM, MKom, MPd mengatakan, untuk pengembangan karir mahasiwa maupun lulusannya STMIK Nusa Mandiri memiliki Nusa Mandiri Career Center (NCC) dan  Nusa Mandiri Entrepreneur Center (NEC).

Menurut, Wahyudi, kedua lembaga ini berfungsi untuk memberikan kemudahan bagi mahasiswa maupun lulusan STMIK Nusa Mandiri untuk berkarir di perusahaan nasional maupun sebagai wirausaha yang dapat menciptakan lapangan kerja.
 
“Sehingga, lulusan STMIK Nusa Mandiri tidak menjadi pengangguran terdidik. Secara tidak langsung STMIK Nusa Mandiri Jakarta juga membantu pemerintah untuk mengurangi angka pengangguran terdidik, yang setiap tahunnya mengalami peningkatan,” kata Wahyudi.