Friday, 11 Sya'ban 1439 / 27 April 2018

Friday, 11 Sya'ban 1439 / 27 April 2018

PPPM AMIK BSI Pontianak Gelar Seminar Public Micro Teaching

Jumat 22 December 2017 21:46 WIB

Red: Irwan Kelana

PPPM AMIK BSI Pontianak menggelar seminar

PPPM AMIK BSI Pontianak menggelar seminar "public micro teaching", Jumat (15/12).

Foto: Dok BSI

REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK -- Mahasiswa merupakan makhluk sosial yang tengah berkembang dan memiliki sifat terus-menerus mengupdate informasi umumnya dan teknologi khususnya. Setiap dosen harus memiliki kemampuan dan banyak cara untuk menghadapi beragam karakter belajar mahasiswa agar terciptanya suasana belajar yang kondusif.

Untuk itu, Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) AMIK BSI Pontianak menyelenggarakan Seminar Public Micro Teaching yang berlangsung di aula AMIK BSI Pontianak, Jalan Abdurahman Saleh nomor  8, Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (15/12).

Seminar yang dilaksanakan selama tiga jam ini menampilkan pembicara utama pakar pendidikan, Wanty Eka Jayanti MSi, MPd.

“Memang bukan hal mudah untuk menumbuhkan semangat dan minat mahasiswa dalam proses pembelajaran. Butuh berbagai cara, waktu, trik dan media sebagai penunjang untuk menarik perhatian mereka,” ujar Wanty.

Ia melanjutkan, mengenal tingkatan psikologis mahasiswa merupakan hal mendasar untuk mengetahui cara tepat memotivasi. Namun harus diperhatikan,  sebagai pendidik profesional, dosen tidak boleh berpikir bahwa sekali memotivasi saja sudah cukup untuk mengubah pola hidup peserta didik.

“Faktor lingkungan, keluarga, ekonomi, dan pribadi juga menjadi aspek penting yang mempengaruhi minat belajar mahasiswa. Dengan mengetahui tingkatan psikologis mahasiswa, maka dosen dapat menentukan cara tertentu untuk menarik minat belajar dan mencari tahu dari masing-masing mahasiswa tersebut,” tambah Wanty.

Menurutnya, ada beberapa metode yang dapat digunakan. Salah satunya dengan pendekatan andragogi. “Pendektan andragogi merupakan pendekatan untuk membimbing pembelajar dewasa seperti mahasiswa,” ujarnya.

Pendekatan ini menekankan pada pemberian kebebasan kepada masing-masing pembelajar dewasa,  yakni mahasiswa, untuk menentukan sendiri cara belajar yang paling mereka rasa nyaman dan mudah. Sebab,  salah satu sifat pembelajar dewasa dalam pendekatan ini adalah menyukai hal praktis dan yang disukai.

“Dengan pendekatan ini, maka diharapkan dosen sebagai pendidik profesional -- sebagaimana tertuang dalam tugas dan tanggung jawab dosen di UU guru dan dosen nomor  14 tahun 2005 --  mampu merebut perhatian dan minat belajar mahasiswa secara keseluruhan,” ujar Wanty.

Ketua PPPM AMIK BSI Pontianak, Latifah SE, MM mengungkapkan,  kegiatan ini ditujukan khusus dosen AMIK BSI Pontianak dengan tujuan antara lain membentuk sikap profesional seorang dosen, memiliki keterampilan dalam mengajar, mampu menganalisis tingkah laku pembelajaran di  kelas, serta mampu menangani kendala pembelajaran di kelas. Sehingga,  proses penbelajaran dapat berjalan baik dan  sasaran belajar tercapai.

“Diharapkan dengan mengikuti seminar ini, dapat menambah wawasan dosen dalam membentuk sikap dan mental profesional dalam memberikan pengajaran dan pendidikan. Sehingga,  dosen dalam penerapan proses pembelajaran di kelas tidak hanya bertujuan memberikan ilmu pengetahuan, namun juga membentuk karakter yang baik dalam diri mahasiswa,” harap Latifah.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES