Selasa , 21 Maret 2017, 02:31 WIB

Objek Wisata Pantai Bagedur Perlu Penataan

Red: Yudha Manggala P Putra
Antara
Wisata Pantai (ilustrasi)
Wisata Pantai (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, LEBAK -- Objek wisata Pantai Bagedur di Kabupaten Lebak, Banten perlu penataan agar lebih menarik bagi wisatan domestik maupun wisatawan mancanegara untuk berkunjung.

"Kami optimistis Pantai Bagedur bisa menjadikan andalan pariwisata di Lebak," kata Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eneng Nurcahyati saat menghadiri acara pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokadarwis) di Pantai Bagedur, Kabupaten Lebak, Senin (20/3).

Menurut dia, objek wisata Pantai Bagedur perlu penataan, di antaranya terkait masalah kenyamanan, kebersihan, toilet, dan lokasi parkir. Karena itu, melalui pembentukan Pokdarwis bisa dikelola dengan baik sehingga bisa menyenangkan para wisatawan.

Destinasi wisata Pantai Bagedur yang berhadap dengan Perairan Samudera Hindia berlokasi di Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak.

Keunggulan pantai tersebut masih alami juga berada di garis pantai yang panjang. Selain itu juga terlihat hamparan pasir putih tanpa karang.

Untuk itu, destinasi wisata Pantai Bagedur sangat cocok permainan selancar karena ombaknya cukup tinggi disertai angin kencang. "Kami yakin dua tahun ke depan wisata Pantai Bagedur bisa menjadikan pavorit wisatawan domestik dan wisatan asing," katanya.

Menurut Eneng, pembentukan Pokdarwis di Kabupaten Lebak sangat sinergis dengan pemerintah Provinsi Banten.

Saat ini, Pemprov Banten tengah menggalakan potensi destinasi wisata guna mendongkrak kunjungan wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara. Apabila, destinasi wisata itu dibanjiri pengunjung akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi juga menyerap lapangan pekerjaan.

Disamping itu juga pendapatan asli daerah (PAD) meningkat sehingga dapat mensejahterakan masyarakat.
Karena itu, Pokadarwis perlu adanya peningkatan sumber daya manusia (SDM) untuk mengelola destinasi wisata tersebut.

Sebab, Pantai Bagedur yang memiliki garis pantai sepanjang 91 kilometer juga terdapat wisata Goa Lalay di Kecamatan Bayah dan Wisata Adat Cisungsang Kecamatan Cibeber. "Saya kira jika dikelola wisata itu tentu dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat," ujarnya.

Sumber : Antara

Berita Terkait