Senin , 19 June 2017, 19:27 WIB

Ganjar Pranowo Sempat Jadi Tukang Ojek Jelang Lebaran

Red: Ratna Puspita
Republika/Raisan Al Farisi
 Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memiliki kenangan unik terkait Lebaran ketika masih remaja. Dia mengisahkan pengalamannya menjadi tukang ojek menjelang Lebaran semasa masih siswa SMA di Kutoarjo.

Pria kelahiran Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, 28 Oktober 1968 ini, mengaku dia menjadi tukang ojek dengan menjemput penumpang kereta api yang turun di Stasiun Kutoarjo. Ganjar melakukan itu bersama teman-temannya.

Rumah orang tuanya yang berada di depan stasiun sehingga mudah bagi diri dan teman-temannya untuk mencari penumpang kereta yang akan melanjutkan perjalanan dari stasiun tersebut.

"Tinggal pinjam sepeda motor saudara, lalu kami mengojek dengan mengambil penumpang kereta yang turun di Stasiun Kutoarjo," kata dia ketika berbuka bersama dengan anggota Persatuan Wartawan Indonesia Provinsi Jateng ini, Senin (19/6).

Mantan aktivis mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) itu mengatakan, hal yang wajar kalau menjelang Lebaran ini orang mencari tambahan penghasilan. Ia mengisahkan pengalaman tersebut karena sejumlah warga yang menjual bahan bakar minyak (BBM) di sepanjang jalan rawan macet dengan harga lebih mahal dibandingkan dengan harga SPBU.

"Daripada kehabisan bensin tetapi tidak bisa membeli," katanya seraya menyebutkan kebiasaan tersebut sebagai sesuatu yang kultural.

Mengenai kesiapan mudik Lebaran 2017, Ganjar merasa optimistis akan lebih baik daripada pelaksanaan mudik Lebaran 2016, yang diwarnai dengan kemacetan panjang disertai korban jiwa.





Sumber : Antara