Ahad , 13 Agustus 2017, 11:15 WIB

Gempa Guncang Bengkulu, Getaran Terasa Hingga Padang

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Nur Aini
Gempa bumi (ilustrasi)
Gempa bumi (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Gempa bumi berkekuatan 6,6 SR mengguncang pesisir barat Sumatra Barat pada Ahad (13/8) pagi. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sumatra Barat, titik pusat gempa atau episentrum berada di 71 kilometer barat daya Bengkulu Utara dengan kedalaman 10 km. Meski terjadi di Bengkulu, gempa yang tidak berpotensi tsunami ini terasa hingga Padang, Sumatra Barat.

Selain Padang, daerah lain yang dilaporkan ikut merasakan getara gempa adalah Bukittinggi, Pariaman, Tua Pejat, Mentawai, Pesisir Selatan, Payakumbuh, Solok, dan Solok Selatan.

Berdasarkan pengamatan Republika.co.id, gempa yang terjadi pukul 10.08 WIB ini membuat panik puluhan pasien dan pengunjung RSUP M Djamil Padang.

Salah satu keluarga pasien, M Yusup (57 tahun) mengaku langsung berlari keluar gedung seketika saat gempa bumi terasa. Ia mengatakan, gempa sangat terasa dari lantai 2 gedung rumah sakit. "Langsung pada berlarian. Sangat terasa (getaran gempa)," katanya.

Di luar gedung, setidaknya lima pasien yang dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dievakuasi oleh perawat dan tim dokter. Salah satu perawat, Rizi, mengatakan bahwa pihak rumah sakit langsung berinisiatif mengevakuasi pasien begitu gempa semakin kencang.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Minangkabau Padang Rahmat Triyono menyebutkan, gempa bumi kali ini tidak berpotensi tsunami. Gempa bumi terjadi di 71 kilometer barat daya Bengkulu Utara dengan kedalaman 10 km. "Tidak berpotensi tsunami," ujar Rahmat saat dihubungi.