Rabu , 16 August 2017, 13:47 WIB

Sapi Mengamuk di Bandung, Petugas Terpental ke Selokan

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Teguh Firmansyah
Republika/Prayogi
Sapi
Sapi

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG----Seekor sapi mengamuk saat akan diperiksa petugas di Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distan KP) Kota Bandung di Jalan Arjuna, Rabu(16/8). Akibatnya, salah seorang petugas terluka karena ditendang sapi.

Peristiwa ini terjadi saat petugas sedang memeriksa mulut sapi dalam kegiatan Pelepasan Petugas Kesehatan Hewan Kurban yang berlangsung di Distan KP Kota Bandung. Saat berontak, sapi itu menendang pegawai Distan KP bernama Yudi yang langsung terperosok ke selokan kecil dekat lapangan upacara kantor tersebut.

Namun, sapi tiba-tiba terlepas dan langsung berlari ke kandangnya yang berada di bagian belakang kantor. Sejumlah orang yang berada di sekitar lapangan berhamburan menghindari sapi yang mengamuk.

"Kemungkinan sapi itu stres karena melihat banyak orang. Lalu ditambah cara memegang tali sapinya salah," ujar Kepala Distan KP Kota Bandung Elly Wasliah.

Elly mengatakan, untuk mencegah sapi mengamuk memang hati-hati dalam memegang tali sapi. Agar tidak mengamuk, maka tali yang dipegang harus tali yang mengikat dikepala sapi. "Megang sapi itu harusnya tali yang dikepala yang dipegang, tetapi tadi yang dipegang lehernya. Kalau kepalanya yang dipegang dia akan diam," kata Elly.

Sapi mengamuk, kata dia, memang menjadi risiko bagi petugas. Sehingga ia mengimbau agar ke depannya baik petugas atau penjual hewan kurban lebih berhati-hati saat memegang dan memeriksa sapi. "Ini memang risiko yang ditanggung kalau kemungkinan handlingnya (megang) salah," katanya.