Rabu , 23 August 2017, 13:42 WIB

Tol Brebes-Gringsing Ditutup

Rep: Mabruroh/ Red: Karta Raharja Ucu
Republika/Edwin Dwi Putranto
Kendaraan melintas di jalur tol Brebes Timur-Grinsing di ruas Pemalang, Jawa Tengah, Kamis (8/6).
Kendaraan melintas di jalur tol Brebes Timur-Grinsing di ruas Pemalang, Jawa Tengah, Kamis (8/6).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tol Gringsing-Brebes yang dulu sempat digunakan sebagai tol darurat kini tidak lagi dibuka. Pemerintah sedang mengejar target agar pekerjaan pembangunan tol ini rampung 2018 mendatang.

"Untuk Brebes-Gringsing, karena saya punya target bahwa mudik 2018 tidak ada darurat, jadi sekarang totally ditutup karena sedang dibangun agar tidak ada jalur darurat. Jadi, Idul Adha ini tidak bisa dilalui," ujar Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Basuki Hadimuljono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (23/8)

Meski tol Brebes-Gringsing ditutup, Basuki menuturkan, flyover Pejagan hingga Purwokerto sudah rampung 100 persen dan dapat dilalui. Sehingga dengan tidak dibukanya tol darurat diharapkan flyover ini mampu untuk mengurai kemacetan.

"Flyover Pejagan-Purwokerto sudah 100 persen bisa dilalui semua dengan aman," kata dia menerangkan.

Kabar baik lainnya, kata Basuki, pekerjaan yang memakan jalur jalan di Cikampek akan dihentikan. Dengan begitu, diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan pada arus musim Idul Adha nanti.

"Ini sudah disepakati semua, H-2 sampai H+1, mudah-mudahan bisa membantu sedikit," ucapnya.

Kemudian memasuki wilayah Sumatra tambah Basuki, tol Kualanamu Medan juga sudah diresmikan Kapolda. Sehingga panjang tol yang mencapai 40 km itu telah siap beroperasi pada H-2 lebaran Idul Adha.

"Selanjutnya MCK juga disiapkan di rest area dan tambahan MCK mobile dari resource yang ada. Pada tanggal 28-29 nanti koordinasi asisten ops dan kakorlantas kita akan cek jalur mudik. Mudah-mudahan semua bisa diantisipasi dengan baik," ujarnya.