Jumat , 01 September 2017, 10:45 WIB

Kecelakaan di Proliman, Kudus, Diduga karena Rem Blong

Rep: Bowo Pribadi/ Red: Ratna Puspita
Foto : MgRol_94
Ilustrasi Kecelakaan Bus
Ilustrasi Kecelakaan Bus

REPUBLIKA.CO.ID, KUDUS— Polisi menduga kecelakaan maut di Proliman Jalur Lingkar Selatan Kudus, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Kamis (31/8) malam, karena rem bus PO Indonesia yang tidak berfungsi sempurna. Kecelakaan ini melibatkan 11 kendaraan sehingga mengakibatkan empat orang meninggal. 

Kapolres Kudus Ajun Komisaris Besar Agusman Gurning mengatakan, saat ini pengemudi bus PO Indonesia, Ikhwan Mukminin (46 tahun), telah diamankan di mapolres Kudus untuk dimintai keterangannya. Berdasarkan pengakuan warga Tireman, Kabupaten Rembang, itu kepada polisi, semula bus PO Indonesia berjalan dari utara ke selatan dengan kecepatan tinggi. 

Tiba di lokasi kejadian-yang merupakan persimpangan lima arah dengan traffic light-bus tidak dapat dikendalikan dan tetap melaju kencang. Karena di depannya merupakan traffic light atau lampu lintas, banyak sepeda motor dan kendaraan bermotor yang sedang berhenti menunggu lampu hijau. 

Sopir bus berupaya menghindari tabrakan dengan membanting setir ke kiri. Namun, upaya ini membuat bus oleng dan akhirnya terguling ke arah kanan. Badan bus ini tetap menyambar dan menindih sejumlah sepeda motor dan kendaraan bermotor yang berhenti di trafficlight.

Kecelakaan lalu lintas ini melibatkan 11 unit kendaraan, masing masing empat kendaraan bermotor bus PO Indonesia, mitsubishi L 300 bernomor polisi K 1949 BN, Toyota Avanza H 9189 BF serta Daihatsu Luxio H 9144 LR. "Lainnya SPM (sepeda motor) Yamaha Mio K 2495 BR, Honda Supra K 5710 PK, Honda Beat K2918 RR, Honda CBR 150 R K 3449 PR, Yamaha Vixion K 4295 LM serta dua Honda Vario masing masing K 4972 QB dan K 3290 HE," kata Ikhwan, Jumat (1/9).

Agusman menambahkan, Satlantas Polres Kudus masih menyelidiki kasus kecelakaan yang merenggut empat korban jiwa ini, namun dugaan sementara akibat rem bus PO Indonesia yang tidak berfungsi dengan baik. Hari ini Satlantas Polres Kudus akan menggelar olah TKP bersama dengan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Subdit Gakkum Dirlantas Polda Jawa Tengah.

Seperti dikabarkan sebelumnya kecelakaan ini mengakibatkan empat korban jiwa dan 39 korban luka- luka yang selanjutnya dirawat di  RS Mardi Rahayu Kudus dan RSU dr Loekmonohadi Kudus.