Rabu , 13 September 2017, 19:05 WIB

Pembangunan Dua Pasar di Sukabumi Segera Rampung

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Dwi Murdaningsih
ANTARA
Salah satu sudut pasar tradisional (ilustrasi)
Salah satu sudut pasar tradisional (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Pemkab Sukabumi optimistis pembangunan dua pasar tradisional di Kecamatan Cibadak dan Parungkuda, Sukabumi segera rampung. Para pedagang diharapkan bisa segera menempati kios yang ada di dalam pasar tersebut.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan Kabupaten Sukabumi Asep Jafar mengatakan pembangunan Pasar Parungkuda dan Cibadak ditargetkan selesai paling lambar November 2017 mendatang. "Semoga tidak ada kendala dan selesai tepat waktu," kata dia kepada wartawan Rabu (13/9).

Menurut Asep, pembangunan kedua pasar ini dengan menerapkan sistem build transfer and operate (BTO). Perusahaan yang membangun hanya berperan membangun dan menyerahkan pengelolaan kepada Pemkab Sukabumi.

Asep menerangkan, pembangunan Pasar Parungkuda menelan biaya sebesar Rp 90 miliar di atas lahan dua hektare. Sementara dana pembangunan Pasar Cibadak mencapai sebesar Rp 54 miliar di atas lahan 1,2 hektare.

Proses pembangunan yang hampir selesai ini kata Asep, akan dibarengi dengan upaya meminta pedagang untuk segera mengisi kios yang ada di dalam pasar. "Kami mengimbau pedagang masuk ke dalam pasar," kata dia.

Selama ini kata dia pedagang berjualan di lokasi tempat penampungan sementara yang disiapkan pemda. Harapannya lanjut dia ketika bangunan pasar sudah selesai dibangun maka aktivitas perdagangan di pasar bisa normal kembali.

Ditambahkan Asep, seusai membangun dua pasar pemkab kini tengah membangun Pasar Jubleg di Kecamatan Kebonpedes. Pembangunan Pasar Jubleg membutuhkan waktu karena rintisan, imbuh dia.

Rencananya kata Asep, pembangunan Pasar Jubleg berada di lahan seluas 2 hektare dan ditargetkan rampung pada 2020 mendatang. Sementara  dana pembangunan mencapai sekitar Rp 50 miliar.