Rabu , 13 September 2017, 18:28 WIB

Pemkot Yogya Luncurkan Kampung KB

Rep: Eric Iskandarsjah/ Red: Fernan Rahadi
Keluarga Berencana, ilustrasi
Keluarga Berencana, ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara serta memiliki kriteria tertentu, dimana terdapat keterpaduan program Kependudukan  Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Keluarga (KKBPK) dengan pembangunan sektor terkait yang dilaksanakan secara sistemik dan sistematis, maka Pemkot Yogyakarta melalui Dinas  Pengendalian Penduduk dan KB KotaYogyakarta membentuk Kampung Keluarga Berencana (KB). 

Kini Kampung KB di Kota Yogyakarta telah berjumlah 14 buah. Demikian dikatakan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kota Yogyakarta, Eny Retnowati. Ia menambahkan kampung KB menjadi salah satu inovasi strategis untuk dapat mengimplementasikan kegiatan-kegiatan prioritas program kependudukan, baik itu program  KB maupun Pembangunan Keluarga secara utuh di lapangan.

“Tahun 2016 hanya terdapat 1 Kampung KB, yakni di di RW 12 Kelurahan Prawirodirjan kecamatan Gondomanan. Namun tahun 2017 ini  telah bertambah 13 lagi di setiap kecamatan yang ada di Kota Yogyakarat. Sehingga total ada 14 Kampung KB,” ujarnya, Rabu (13/9).

Sementara itu Wali Kota Yogyakarta H. Haryadi Suyuti dalam sambutannya yang di bacakan oleh Sekda Kota Yogyakarta Dra. Titik Sulastri mengatakan pencanangan Kampung KB Kota Yogyakarta memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta sejalan dengan Program Nawacita Presiden Joko Widodo. 

Pelaksanaan program Kampung KB, menurut Walikota  hendaknya lebih fokus pada masyarakat kurang mampu dan masyarakat yang tidak memiliki akses terhadap fasilitas kesehatan. Dengan pencanangan Kampung KB, maka program KB diharapkan dapat bergema kembali dan menjangkau masyarakat terutama yang berada di permukiman padat penduduk, kawasan bantaran sungai maupun area bantaran rel kereta api.

Wali Kota berharap pencanangan kampung KB menjadi motivasi semua elemen untuk bersama-sama menjadikan Kota Yogyakarta melahirkan keluarga yang lebih sejahtera. Pencanangan Kampung KB ini bertujuan bukan saja untuk pengendalian kelahiran, tetapi yang lebih penting, ada partisipasi masyarakat untuk menciptakan kondisi harmonis agar masyarakat bisa hidup bersih teratur dan indah.