Rabu , 13 September 2017, 18:36 WIB

Revitalisasi Pasar Klewer Timur Ditarget Kelar Tahun Ini

Rep: Andrian Saputra/ Red: Dwi Murdaningsih
Antara/R. Rekotomo
Penjual buah menimbang buah lengkeng di lokasi penampungan sementara pedagang Pasar Klewer di Solo, Jawa Tengah, Minggu (23/4).
Penjual buah menimbang buah lengkeng di lokasi penampungan sementara pedagang Pasar Klewer di Solo, Jawa Tengah, Minggu (23/4).

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Pemerintah Kota Solo menyanggupi revitaslisasi pasar Klewer sisi Timur selesai tahun ini. Ini setelah Kementerian Perdaganga yang membiayai dana revitaslisasi pasar Klewer sisi Timur tak mengizinkan proyek tersebut dikerjakan dalam jangka waktu lama atau multiyears.

"Kemendag tak mengizinkan multiyears sehingga kita akan cepat marathon mengerjakan pembangunannya," kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Solo Subagiyo di Balai Kota Solo pada Rabu (13/9) siang.

Ia menyampaikan proyek dengan nilai anggaran Rp 48 miliar itu bakal dikerjakakan selesai pada Desember mendatang. Kendati demikian, dia optimistis proyek tersebut dapat selesai tepat waktu.

Sebab itu Subagiyo mengatakan Pemkot Solo telah mengeluarkan surat edaran bagi pedagang pasar Klewer sisi Timur agar membereskan dagangannya dan mengosongkan tempat berjualannya. Pemkot Solo akan memindahkan pedagang yang terdampak proyek tersebut ke alun-alun utara Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Subagiyo mengatakan, Pemkot Solo memberikan batas waktu pada pedagang untuk pindah hingga pekan depan. Subagiyo juga meminta pedangang tak khawatir saat berada di pasar sementara. Kata dia selama berjualan di Alun-Alun Utara, pedagang tak akan dipungut retribusi pelayanan pasar. Lebih lanjut dia menjelaskan pengerjaan proyek tersebut paling telat akan mulai dikerjakan awal Oktober mendatang.

Sementara itu, Wali Kota Solo, F,X, Hadi Rudiyatmo mengaku harus terpaksa menerima putusan pengerjaan pasar Klewer sisi Timur dilaksanakan dan selesai tahun ini. Meskipu, jelas dia, Pemkot Solo telah mengajkukan agar pelaksanaan proyek tersebut bisa dilakukan dengan bertahap.

Sebelumya, jelas dia, penganggaran untuk pembangunan Pasar Klewer Timur rencananya akan didanai oleh BUMN melalui dana CSR, namun akhirnya berubah, revitalisasi pasar Klewer di danai Kementrian Perdagangan melalui dana tugas pembantuan.

Pemkot sudah minta supaya multiyear tapi sekarang mau nggak mau harus selesai tahun anggaran ini, katanya. Andrian Saputra