Kamis , 14 September 2017, 10:04 WIB

Lahan Seluas Dua Hektare di Gunung Rinjani Terbakar

Rep: MUHAMMAD NURSYAMSYI/ Red: Winda Destiana Putri
Republika/ Wihdan
Menikmati  Gunung Rinjani dari Bukit Pergasingan, Sembalun, Lombok.   (Republika/ Wihdan Hidayat)
Menikmati Gunung Rinjani dari Bukit Pergasingan, Sembalun, Lombok. (Republika/ Wihdan Hidayat)

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Kebakaran kembali terjadi di Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Muhammad Rum mengatakan, kejadian kebakaran di TNGR terjadi pada Rabu (13/9) sekitar pukul 10.30 WITA.

Tim BPBD NTB mendapatkan laporan ini dari Polisi Hutan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Rinjani Timur bahwa telah terlihat titik api di kawasan TNGR, tepatnya di sekitar pusuk Sembalun. "Api diduga berasal dari tepi jalan raya kemudian naik ke bukit di kawasan TNGR," ujar Rum di Mataram, NTB, Kamis (14/9).

Dari laporan tersebut, tim BPBD NTB bersama tim pemadam kebakaran hutan resort Sembalun sebanyak delapan personil bergegas meluncur ke lokasi kebakaran hutan dan segera melakukan pemadaman. Total luas lokasi yang mengalami kebakaran tercatat mencapai dua hektar.

Upaya tim pemadaman akhirnya membuahkan hasil. Rum belum bisa menjelaskan penyebab kebakaran hutan secara pasti. "Sekitar pukul 12.30 WITA api dapat dipadamkan secara total," lanjut Rum. 

Sebelumnya, sejumlah areal di jalur pendakian Sembalun mengalami kebakaran hutan pada Senin (21/8) sekitar pukul 17.30 WITA. Kepala Resort Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Sembalun Zainudin mengatakan, Balai TNGR mendapat laporan dari salah satu pengunjung  telah terjadi kebakaran hutan di sekitar jalur pendakian Sembalun di lokasi Bukit Penyesalan atas pos 3 Sembalun. Diperkirakan luas kebakaran mencapai 91 hektar dengan begetasi yang terbakar meliputi rumput kering, pohon cemara, dan bak-bakan.

"Upaya yang dilakukan menyiapkan regu pemadam kebakaran/MPA Resort Sembalun untuk melakukan pemadaman sebanyak 8 orang dibantu oleh tim satgas rinjani bersih sebanyak 8 orang, total personil yang melakukan pemadaman sebanyak 16 orang," ujar Zainudin kepada wartawan di Kantor Resort TNGR Sembalun, Lombok Timur, NTB, Selasa (22/8).

Zainudin melanjutkan, hingga pukul 00.45 wita kondisi api belum bisa dipadamkan secara total dan dipersiapkan regu pemadam tambahan untuk melakukan pemadaman api. "Penyebab kebakaran diduga dari api puntung rokok pengunjung. Terkait penyebab kebakaran yang diduga dari pengunjung. Kemudian, pengunjung tersebut sudah diamankan regu pemadam dan akan diserahkan ke Polsek Sembalun untuk diproses hukum," lanjut Zainudin.

Pada pukul 03.00 wita dini hari, api yang mengarah ke pelawangan Sembalun berhasil dipadamkan. Tim pemadam sendiri masih berusaha memadamkan api yang ke arah pos 3. "Pada Selasa (22/8) berhasil memadamkan api secara total," ungkap Zainudin.

Terkait penyebab kebakaran, lanjut dia, Polsek Sembalun sedang mendalami dengan memeriksa beberapa orang saksi yang berada di lokasi kebakaran termasuk 3 orang pengunjung yang diduga membuang puntung rokok dan menyebabkan kebakaran.

Sumber : Center