Kamis , 14 September 2017, 18:58 WIB

West Java Marathon Diikuti Peserta Enam Negara

Rep: Arie Lukhardianti/ Red: Yudha Manggala P Putra
Republika/Rakhmawaty La'lang
Ilustrasi.
Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Pelari asal luar negeri memeriahkan ajang lari West Java Marathon yang digelar 15 Oktober 2017 di perkebunan teh Malabar Kabupaten Bandung. Direktur West Java Marathon Mokhamad Ikhsan mengatakan hingga kini, dari target 1.000 peserta, sudah 800 peserta mendaftar dari dalam maupun luar negeri.

Ikhsan mengatakan, peserta asal luar negeri yang mendaftar di antaranya dari Nigeria, Andora, Kenya, Amerika, Prancis dan Jepang. Tercatata juga peserta termuda berusia 8 tahun yang mendaftar ikut lari 10 Km dan peserta tertua berusia 73 tahun untuk kategori 21 Km.

"Jalur yang akan dilalui peserta di Eco Marathon ini memang berbeda dari perlombaan biasanya. Karena, akan melewati perkebunan teh dengan udara yang sejuk," ujar Ikhsan kepada wartawan, Kamis (14/9).

Menurut Ikhsan, West Java Eco Marathon merupakan jenis lomba lari yang mengedepankan ramah lingkungan serta mendahulukan kearifan lokal. Bahkan, semua barang yang digunakan termasuk untuk minum para peserta semuanya akan merupakan bahan yang dapat di daur ulang.

Panitia pun, akan membatasi peserta sebagai upaya untuk bisa memantau peserta yang akan berlari benar-benar bisa menjaga lingkungan sekitar. "Selain itu setiap water station akan ada berbagai jenis hidangan lokal serta kesenian tradisional, kata Ikhsan.

Management West Java Eco Marathon Herry Aki menambahkan, jalur marathon yang akan dilalui peserta menantang dan berbeda. Bahkan, untuk peserta 24 K harus melewati sungai. Ini menurutnya bakal memberikan pengalaman menantang.

Selain itu, kata dia, jika peserta tidak menjaga lingkungan seperti membuang sampah di manapun tempatnya saat lari, maka akan didiskualifikasi kepesertaannya.  "Kami juga akan menyediakan kendaraan untuk menjemput para peserta dari bandung dan Soreang sebagai upaya pembatasan kendaraan, katanya.

Lomba lari berhadiah total sekitar Rp 500 juta ini, digelar dalam beberapa kategori, yakni  5 Km, 10Km, 21 Km, dan 24 Km. Semua jalur dijanjikan memiliki pemandangan menarik. Peserta diharap bisa sekaligus menikmati wisata pengunungan di kawasan Bandung Selatan yang memiliki alam asri dan udara sejuk.