Jumat, 4 Sya'ban 1439 / 20 April 2018

Jumat, 4 Sya'ban 1439 / 20 April 2018

Kapolres Garut Minta Maaf ke Pemandu Lagu

Jumat 06 Oktober 2017 07:14 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Andi Nur Aminah

Devia Sophiani (20 tahun) masih memperoleh perawatan di RSU dr. Slamet Garut, Selasa (3/10). Perempuan yang berprofesi sebagai pemandu lagu itu mendapat luka tembak di bagian paha oleh oknum polisi mabuk.

Devia Sophiani (20 tahun) masih memperoleh perawatan di RSU dr. Slamet Garut, Selasa (3/10). Perempuan yang berprofesi sebagai pemandu lagu itu mendapat luka tembak di bagian paha oleh oknum polisi mabuk.

Foto: Republika/Rizky suryarandika

REPUBLIKA.CO.ID, GARUT -- Kapolres Garut AKBP Novri Turangga mengaku sudah mengunjungi Devia Sopiani (20 tahun) yang menjadi korban peluru nyasar dari anggotanya di salah satu karaoke di Garut, Senin lalu. Ia telah menyampaikan permintaan maaf terhadap korban yang berprofesi sebagai pemandu lagu (PL) itu.

Ia menjanjikan tanggungan biaya pengobatan korban. Sebab hal itu merupakan bentuk pertanggungjawaban atas peristiwa tersebut. "Korban sudah didatangi dan diobati. Kami juga sudah berikan santunan," katanya pada wartawan, Kamis (5/10).

Adapun keterangan terus digali dari oknum polisi berinisial S terkait kejadian meletusnya pistol. Berdasarkan pemeriksaan sementara, oknum pelaku tak terbukti mengonsumsi obat terlarang. "Dia (oknum polisi) masih diperiksa. Hasil tes urinenya negatif. Yang jelas salah karena ke tempat hiburan mabuk," ucapnya. Ke depannya, ia berpesan kepada anggota Polres Garut agar tak datang ke tempat hiburan kecuali untuk bertugas.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES