Sabtu , 07 Oktober 2017, 20:40 WIB

Perluasan Jalur KRL Citayam-Parungpanjang Masih Perencanaan

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Yudha Manggala P Putra
Republika/Agung Supriyanto
Ilustrasi rel kereta api.
Ilustrasi rel kereta api.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Pemerintah pusat berencana memperluas jalur kereta api listrik (KRL) Citayam-Parungpanjang untuk memberi kemudahan akses masyarakat di belahan utara Kabupaten Bogor. Namun, hingga kini pemerintah masih berkutat dalam perencanaan.

"Masih dalam perencanaan, kami perlu melakukan studi. Kami harus merancang desain juga dengan matang kan ya," ungkap Kepala Subdirektorat Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Joice Hutajulu saat dihubungi, Sabtu (7/10).

Menurut Joice, setelah adanya perencanaan yang matang pihaknya segera berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten Bogor. Dia juga mengapresiasi, langkah cepat Pemkab Bogor dengan memasukkan titik-titik yang kemungkinan menjadi lintasan KRL dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bogor.

"Tentunya saya menyambut baik itu, hal itu pastinya akan mempermudah pembangunan jalur kereta api ke depan," kata Joice.

Joice menyatakan, rencana umum jaringan jalur kereta api Citayam-Parungpanjang pada kawasan Jabodetabek tersebut telah disusun melalui jangka waktu 2014 hingga 2030. Namun, menurut Joice proyek tersebut dinilai masih jauh dari konkret, sebab belum masuk sebagai proyek strategis Nasional. "Jadi belum bisa terbangun dalam satu dua tahun ke depan," kata Joice.