Sabtu , 07 Oktober 2017, 20:58 WIB

Angin Kencang Mulai Terjang Jember

Red: Yudha Manggala P Putra
Republika/Riga Nurul Iman
Ilustrasi.
Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JEMBER -- Angin kencang mulai menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Jember, Jawa Timur, seiring dengan memasuki masa pancaroba atau peralihan dari musim kemarau ke musim hujan.

"Hari ini ada dua kejadian bencana alam yang disebabkan angin puting beliung yakni pohon tumbang yang menyebabkan satu orang terluka dan sebuah rumah roboh," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Heru Widagdo di Jember, Sabtu (7/10).

Menurutnya rumah yang ditempati dua kepala keluarga roboh diterjang angin di RT 05 RW 05 Dusun Glundengan, Desa Suci, Kecamatan Panti. "Pada pukul 13.00 WIB, hujan ringan yang di sertai angin kencang mengakibatkan rumah tidak kuat menahan angin, sehingga rumah yang ditempati enam orang tersebut roboh," tuturnya.

Rumah yang roboh tersebut dihuni Purnomo (46) sebagai kepala keluarga, istrinya Enik (39) (istri), dan anaknya Olifia (12) yang duduk di kelas 5 sekolah dasar, kemudian Muhammad Riko (23) yang juga kepala keluarga, istrinya Tiyas (23) dan anaknya Aska yang berusia dua bulan. "Tidak ada korban jiwa dalam kejadian robohnya rumah tersebut di Desa Suci, namun kerugian ditaksir sekitar Rp 7 juta," ujarnya.

Heru mengatakan Tim Reaksi Cepat BPBD Jember, Rangong Team Rescue, serta warga bergotong royong melakukan pembersihan puing-puing rumah yang berserakan karena sebagian perabotan tertimpa reruntuhan. "Selain rumah roboh, angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di Jalan Kalimantan, Kecamatan Sumbersari yang menimpa pengendara kendaraan bermotor hingga mengalami luka-luka," katanya.

Ia mengatakan korban yang tertimpa pohon bernama Anita (20), sehingga upaya penanganan yang dilakukan TRC BPBD Jember menolong korban dengan membawanya ke Rumah Sakit Daerah dr Soebandi Jember. "Petugas bersama warga bergotong royong melakukan pembersihan dan pemotongan pohon yang melintang di jalan, agar jalan tersebut bisa dilalui kembali oleh pengguna jalan," ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan hati-hati terkait musim pancaroba dan sudah memasuki awal musim hujan di Kabupaten Jember karena prakiraan dari BMKG menyebutkan awal musim hujan di Jember pada pekan ketiga Oktober 2017.

Sumber : Antara