Selasa , 26 September 2017, 07:30 WIB

Pengerjaan Tol Lampung Dipercepat Jelang Asian Games 2018

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Andri Saubani
Republika/Raisan Al Farisi
 Pekerja menyelesaikan proyek pengerjaan jalan tol lintas Sumatera di Kawasan Bakauheni, Lampung, Sumatera Selatan, Senin (5/6).
Pekerja menyelesaikan proyek pengerjaan jalan tol lintas Sumatera di Kawasan Bakauheni, Lampung, Sumatera Selatan, Senin (5/6).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Proyek pembangunan jalan tol trans sumatra (JTTS) wilayah Lampung sepanjang 252 km dipercepat untuk mengejar penyelenggaraan Asian Games pada 2018 di Palembang. Rencananya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan lewat jalan tol yang baru untuk membuka Aasian Games 2018 tersebut.

Tujuan percepatan ini mengejar persiapan Asian Games di Palembang. Rencananya saat membuka Asian Games, Presiden akan melewati Jalan Tol Trans Sumatra dari Pelabuhan Bakauheni ke Palembang, kata Ketua Tim Percepatan Pembangunan Jalan Tol Lampung Adeham seusai rapat koordinasi kedatangan kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Selasa (26/9).

Rapat tersebut, Adeham mengatakan untuk mengevaluasi progres pembangunan JTTS ruas Bakauheni Terbanggi Besar. Selain itu, tim juga akan menyampaikan sejumlah hal terkait kinerja pejabat pembuat kebijakan (PPK) yang berjumlah enam orang.

Adeham yang juga Asisten II Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Pemprov Lampung mengatakan, kedatangan kepala KSP tersebut ke Lampung pada 2-4 Oktober mendatang. Pihaknya akan turun ke lapangan dan langsung mengadakan evaluasi progres pembangunan JTTP.

Menurut Adeham, Lampung termasuk provinsi yang mendapat perhatian khusus Presiden Jokowi. Sehingga, dijadwalkan paling tidak satu bulan sekali rapat bersama dengan KSP.

Selain laporan ketua Tim Percepatan Pembangunan JTTS, kepala KSP juga akan mendengar paparan Kepala Kantor Wilayah Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional Provinsi Lampung Iing Sarkim, selaku ketua Pengadaan Tanah JTTS.

Menurut Iing Sarkim, masalah pembebasan lahan/tanah sudah mencapai 93.95 persen selesai. "Tinggal lima persen lagi dan kita harapkan bisa segera selesai," kata Iing.

Selain itu tim juga mendengar laporang PT Hutama Karya selaku pelaksana proyek ditambah PPK. Para PPK inilah yang tahu persis perkembangan hari demi hari di lapangan. Kami terus berkoordinasi sesuai intruksi Pak Gubernur, agar terus mengawal percepatan JTTS," kata Adeham.

Berita Terkait