Rabu , 27 September 2017, 16:11 WIB

Pemkab Lombok Barat Buat Tim Data Pengungsi Gunung Agung

Rep: Muhammad Nursyamsyi/ Red: Hazliansyah
Antara/Fikri Yusuf
Petugas melakukan pengamatan bentuk gunung menggunakan alat Electronic Distance Measurement di Pos Pengamatan Gunung Agung Desa Rendang, Karangasem, Bali, Rabu (27/9).
Petugas melakukan pengamatan bentuk gunung menggunakan alat Electronic Distance Measurement di Pos Pengamatan Gunung Agung Desa Rendang, Karangasem, Bali, Rabu (27/9).

REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menyatakan siap memfasilitasi sejumlah kebutuhan yang diperlukan para pengungsi Gunung Agung.

Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid mengatakan, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lombok Barat telah menggelar pertemuan pada Selasa (26/) kemarin yang membahas tentang kedatangan pengungsi dari Bali.

"Kemarin kami rapat Forkopimda, termasuk membahas soal pengungsi Gunung Agung," ujar Fauzan kepada Republika.co.id di Mataram, NTB, Rabu (27/9).

Sementara ini, kata Fauzan, jumlah pengungsi yang datang dari Bali menggunakan jalur penyeberangan ke Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, belum bisa dipastikan angkanya. Namun, hasil pengamatan petugas di lapangan, tercatat sudah ada beberapa pengungsi yang datang dan menyebar ke sejumlah wilayah di Lombok Barat hingga Mataram. Kebanyakan dari mereka tinggal sementara di rumah keluarga.

"Untuk mengantisipasi eksodus berikutnya, kami akan buat tim yang dipimpin Sekda (sekretaris daerah). Nanti juga ada lokasi pendataan awal di (Pelabuhan) Lembar," lanjut Fauzan.

Fauzan mengaku masih mengikuti perkembangan terkini mengenai kondisi di Gunung Agung. Pada intinya, Pemkab Lombok Barat sudah bersiap diri untuk menyambut kedatangan para pengungsi dari Bali.

"Kita masih memantau perkembangan, tergantung situasi di Gunung Agung. Tapi, kita siap menerima saudara-saudara kita," kata Fauzan menambahkan.


Berita Terkait