Jumat , 13 October 2017, 02:47 WIB

Kurangi Kepadatan, Gerbang Tol Pasteur akan Dipindah

Red: Hazliansyah
Zuli Istqomah
Kemacetan di Tol Pasteur, Kota Bandung, Jumat (8/7). (Republika/Zuli Istiqomah)
Kemacetan di Tol Pasteur, Kota Bandung, Jumat (8/7). (Republika/Zuli Istiqomah)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- PT Jasa Marga cabang tol Purbaleunyi akan merelokasi gerbang tol masuk atau entrance Pasteur dari semula berada di kilometer 1 ke kilometer 4,75 atau di dekat simpang susun Baros.

General Manager PT Jasa Marga Cabang Purbaleunyi Reza Febrianto mengatakan pemindahan tersebut dilakukan untuk mengurai kepadatan yang sering terjadi akibat jarak yang terlalu dekat dengan perempatan Pasteur-Sarijadi.

"Relokasi gerbang tol Pasteur entrance, karena kita sering menghadapi masalah kemacetan di perempatan Pasteur. Jarak storage terlalu pendek, sehingga kami menggeser gerbang tol Pasteur asalnya km 1 ke km 4,75 ke arah simpang susun Baros," ujar Reza saat ditemui di kantor Jasa Marga cabang Purbaleunyi, Kamis.

Pemindahan tersebut hanya berlaku untuk GT entrance, dengan rencana pembangunan gardu sebanyak tujuh unit. Saat ini pengerjaan sudah berjalan, dan ditargetkan selesai pada Januari 2018. Sementara untuk gerbang keluar atau exit tetap berada di kilometer 1.

"Semoga dengan relokasi ini kepadatan yang sering terjadi saat weekend dapat terurai," katanya.

Ia menjamin, dengan adanya pembangunan GT entrance tidak akan mengganggu alur lalu lintas di jalan tol. Terlebih, pengerjaan sering dikebut dalam waktu walam hari, mengingat volume kendaraan relatif sedikit.

Rencananya, gardu yang dibangun di simpang susun Baros seluruhnya akan menerapkan elektronisasi pembayaran.

Sumber : Antara

Berita Terkait