Kamis , 12 October 2017, 23:33 WIB

In Picture: Jokowi Resmikan Tol Palembang–Indralaya

Rep: Maspril Aries/ Red: Mohamad Amin Madani
Presiden Joko Widodo meresmikan jalan tol Palembang – Indralaya seksi 1 sepanjang 7.75 Km, Kamis petang (12/10).

REPUBLIKA.CO.ID,  PALEMBANG --- Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akhirnya resmi memiliki jalan tol yang siap digunakan. Presiden Joko Widodo, Kamis petang (12/10) meresmikan jalan tol Palembang – Indralaya seksi 1 sepanjang 7.75 Km

Presiden Joko Widodo dengan didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Rini Soemarno, Sekretaris Kabunet Pramono Anung dan Gubernur Sumsel Alex Noerdin, meresmikan jalan tol kedua di Sumatera setelah sebelumnya sudah ada jalan tol ruas Medan – Tanjung Morawa di Sumatera Utara (Sumut) dibangun masa Orde Baru.

Jalan tol Palembang – Indralaya terbagi menjadi tiga seksi dengan pajang seluruhnya 21.39 km. Presiden mengaku sempat kaget saat pertama tiba dan melihat langsung gerbang tol yang sudah berdiri gagah. “Pembangunan tol dengan total panjang 21.39 km ini lebih cepat dari perkiraan. Padahal kondisi tanah di lokasi jalan adalah lahan rawa-rawa sehingga membutuhkan kerja keras serta konstruksi khusus seperti penyedotan dari bagian bawah tanah yang menyulitkan,” katanya.

Presiden Joko Widodo mengungkapkan, dirinya sudah datang ke ruas tol Palembang –Indralaya empat kali. “Saya lihat tol ini medannya sangat berat, medan rawa. Kenapa saya datang empat kali? Saya ingin memberikan semangat dan motivasi,”ujarnya.

Sementara itu Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, “Peresmian jalan tol Palembang – Indralaya ini merupakan impian delapan juta lebih warga Sumatera Selatan. Sejak zaman Belanda baru ini Sumatera Selatan akhirnya memiliki jalan tol pertama. Hal ini tentu saja menjadi hal yang membanggakan terlebih Presiden Joko Widodo sendiri yang meresmikannya.”

Menurut Alex Noerdin, sudah banyak Presiden tapi Alhamdulillah baru di zaman Pak Jokowi inilah keinginan kami masyarakat Sumsel punya jalan tol bisa kesampaian. “Mudah-mudahan Januari 2018 nanti selesai seluruh,” katanya. 

Berita Terkait