Jumat , 13 October 2017, 08:00 WIB

Ratusan Hektare Sawah Masih Terendam Banjir di Pesibar

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Andi Nur Aminah
Antara/Aji Styawan
Sawah terendam banjir (ilustrasi)
Sawah terendam banjir (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Selain menghantam jalan dan jembatan di jalan lintas barat (Jalinbar), banjir juga merendam ratusan hektare sawah warga tiga kecamatan Desa di Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), Provinsi Lampung, Jumat (13/10). Dinas Pertanian Pesibar belum bisa memastikan kerugian dari petani terhadap sawah yang sudah ditanami padi.

Keterangan yang diperoleh, Jumat (13/10), tiga kecamatan yang sawahnya terendam banjir berada di Kecamatan Ngambur, Kecamatan Krui Selatan, dan Pesisir Selatan. Sawah petani yang terparah terendam banjir berada di Kecamatan Krui Selatan yang berdekatan dengan laut.

Dinas Pertanian Pesibar memperkirakan lebih dari 400 hektare lahan persawahan warga terendam banjir yang terjadi sejak Rabu hingga Kamis dini hari. Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Pesibar Gunawan membenarkan tiga kecamatan sawahnya terendam banjir. "Tim masih mengecek langsung ke lokasi terkait kerugian dan kerusakan sawah petani," kata Gunawan.

Pihaknya telah mendapat informasi, tiga kecamatan yang sawahnya terendam banjir yakni di Desa Mandiri Sejati (Kecamatan Krui Selatan), Desa Sumber Agung (Kecamatan Ngambur), Desa Mon (Kecamatan Negeri Ratu), Desa Tanjurang Raya, Ulok Manik, dan negeri Ratu Tenumbang (Kecamatan Pesisir Selatan).