Jumat , 13 Oktober 2017, 11:45 WIB

Jokowi Resmikan Tol Palindra, Gratis Sampai Akhir Tahun

Rep: Maspril Aries/ Red: Andri Saubani
ANTARA FOTO/Nova Wahyudi
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menteri BUMN Rini Soemarno (kedua kanan), Menteri PUPR M. Basuki Hadimuljono (kedua kiri), Seskab Pramono Anung (kiri) dan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin (ketiga kanan) meninjau gerbang tol Palembang saat peresmian jalan tol Sumatra ruas Palembang-Indralaya (Palindra) Seksi I di Desa Ibul Besar, Pemulutan, Ogan Ilir (OI), Sumatra Selatan, Kamis (12/10).
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Menteri BUMN Rini Soemarno (kedua kanan), Menteri PUPR M. Basuki Hadimuljono (kedua kiri), Seskab Pramono Anung (kiri) dan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin (ketiga kanan) meninjau gerbang tol Palembang saat peresmian jalan tol Sumatra ruas Palembang-Indralaya (Palindra) Seksi I di Desa Ibul Besar, Pemulutan, Ogan Ilir (OI), Sumatra Selatan, Kamis (12/10).

REPUBLIKA.CO.ID, PALEMBANG -- Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kamis petang (12/10) meresmikan jalan tol Palembang – Indralaya (Palindra). Didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Rini Soemarno, Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) Alex Noerdin, Presiden meresmikan ruas jalan seksi I Palembang – Simpang Pemulutan sepanjang 7,75 kilometer (km) itu.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi meminta agar fasilitas baru tersebut dapat dinikmati semua masyarakat. “Saya senang sekali, ini jalan tol pertama di Sumatra Selatan. Ini tol biar bisa dilihat dan dinikmati masyarakat dari sekarang sampai akhir tahun saya minta jangan dipungut (biaya) dulu,” katanya.

Presiden mengaku sempat kaget saat pertama tiba dan melihat langsung gerbang tol Palembang yang sudah berdiri gagah. Menurutnya pembangunan tol dengan total panjang 21,39 km ini lebih cepat dari perkiraannya. Presiden mengetahui  kondisi lahan jalan tol di lokasi tersebut adalah rawa-rawa sehingga membutuhkan kerja keras serta konstruksi khusus seperti penyedotan dari bagian bawah tanah yang menyulitkan.

“Masuk ke sini kaget karena saya sudah empat kali datang. Saya lihat tol ini medannya sangat berat, medan rawa. Kenapa saya datang empat kali? Saya ingin memberikan semangat dan motivasi,” ujar Presiden.

Sementara itu Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan, “Peresmian jalan tol Palembang – Indralaya ini merupakan impian delapan juta lebih warga Sumatra Selatan. Sejak zaman Belanda baru ini Sumatra Selatan akhirnya memiliki jalan tol pertama. Hal ini tentu saja menjadi hal yang membanggakan terlebih Presiden Joko Widodo sendiri yang meresmikannya.”

Menurut Alex Noerdin, sudah banyak Presiden tapi Alhamdulillah baru di zaman Pak Jokowi inilah keinginan kami masyarakat Sumsel punya jalan tol bisa kesampaian. “Mudah-mudahan Januari 2018 nanti selesai seluruh,” katanya.

Alex menjelaskan, tol Palembang – Indralaya memiliki panjang keseluruhan 21,39 km. Jumlah tersebut terbagi menjadi tiga seksi yakni seksi 1 sepanjang 7,75 km, kemudian Seksi 2 sepanjang 4, 195 km dan seksi 3 sepanjang 9,8 km.

Alex Noerdin juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Jokowi yang menyempatkan diri meresmikan langsung jalan tol pertama di Sumatra Selatan tersebut. “Kesuksesan pembangunan jalan tol ini semakin kami bersemangat membangun sejumlah jalan tol lainnya, seperti jalan tol menuju Tanjung Api-api. Gubernur Sumsel mengharapkan Presiden Joko Widodo tetap memberikan perhatian khusus atas rencana tersebut.

Berita Terkait