Ahad , 15 Oktober 2017, 14:16 WIB

Wilson Kipsang Juara West Java Eco Marathon

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Elba Damhuri
M Fauzi Ridwan
wilson Kipsang, pelari marathon asal Kenya, yang mengikuti West Java Marathon, di Bandung, Ahad (15/10).
wilson Kipsang, pelari marathon asal Kenya, yang mengikuti West Java Marathon, di Bandung, Ahad (15/10).

REPUBLIKA.CO.ID, MALABAR -- Atlet lari Wilson Kipsang asal Kenya menjadi pelari tercepat pertama pada kategori 42 km West Java Eco Marathon di Lapangan Tanara, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Ahad (15/10). Ia  menyelesaikan lari dan mencapai garis finish kurang lebih tiga jam.

Wilson Kipsang mengapresiasi kegiatan West Java Eco Marathon 2017 di Pangalengan, Kabupaten Bandung. Lokasi lari yang berada di area perkebunan teh PTPN VIII dan melewati permukiman warga ini, kata dia, kondisi dan situasinya sama dengan di Kenya.

"Saya sangat senang ketika melihat pemandangan di sini, itu membuat saya lebih semangat," ujar Wilson kepada wartawan, Ahad (15/10). Persiapan untuk ikut lari di West Java Eco Marathon ini terbilang panjang sehingga mempunyai banyak waktu untuk lebih siap.

Menurut atlet profesional ini, ia pernah mengikuti kegiatan marathon lainnya seperti di Jakarta dan berhasil membawa piala juara. Wilson berhak mendapat hadiah sebesar Rp 50 juta sebagai juara pertama.

Sebelumnya, Ribuan peserta dari berbagai kota di seluruh Indonesia dan mancanegara mengikuti event West Java Festival Eco Marathon, Ahad (15/10) untuk jarak tempuh 5K, 10K, 21K, 42K di Desa Banjarsari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung. Kegiatan yang pertama kali diselenggarakan di Jawa Barat dipusatkan dilapangan Tanara dengan latar pegunungan dan perkebunan teh.

Lokasi Lapangan Tanara berada di kawasan perkebunan teh Malabar, Pangalengan, Kabupaten Bandung yang dikelilingi gunung. Udara segar khas pengunungan begitu terasa menusuk hingga tulang. Sinar matahari terbit ikut menyambut para peserta yang berangkat dari garis start.