Ahad , 15 October 2017, 19:20 WIB

Patung Jenderal Sudirman Ditolak Warga dan Batal Dibangun

Red: Teguh Firmansyah
dok. Anri
Panglima Besar Jenderal Sudirman ditandu selama perang gerilya.
Panglima Besar Jenderal Sudirman ditandu selama perang gerilya.

REPUBLIKA.CO.ID, MUKOMUKO -- Pemerintah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, akhirnya batal membangun patung Panglima Besar TNI, Jenderal Sudirman di taman kota karena ditentang oleh sebagian masyarakat di Kecamatan Kota Mukomuko.

"Proyek pembangunan patung di taman kota tetap berjalan, tetapi bukan patung Jenderal Sudirman, melainkan patung perjuangan," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mukomuko, Apriansyah, di Mukomuko, Ahad (15/10).

Sebagian masyarakat di Kecamatan Kota Mukomuko sebelumnya menentang pembangunan Panglima Besar TNI, Jenderal Sudirman karena sosok pahlawan nasional tersebut bukan berasal dari daerah tersebut.

Selain itu sosok pahlawan nasional tersebut tidak mewakili ciri khas dam kearipan lokasi masyarakat asli di daerah tersebut. Ia menyatakan, meskipun pemerintah daerah setempat batal membangun patung Jenderal Sudirman, namun proyek pembangunan patung dan taman kota tetap berjalan.

Menurutnya, masyarakat setempat sepakat pembangunan patung perjuangan di taman kota tersebut. Tidak ada sosok wajah pahlawan di patung tersebut, hanya patung biasa.

Pemerintah daerah setempat menyetujui usulan dari masyarakat setempat. Pembangunan patung tersebut memperhatikan kearipan lokal masyarakat. Ia menargetkan, pengerjaan pembangunan patung tersebut selesai dalam bulan ini.

Sumber : Antara