Selasa , 17 Oktober 2017, 13:04 WIB

Pemkot Sukabumi Dorong Ribuan UMKM Rebut Pemasaran Daring

Rep: Riga Nurul/ Red: Winda Destiana Putri
Antara/Irfan Anshori
UMKM
UMKM

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Pemkot Sukabumi mendorong ribuan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kota Sukabumi untuk menguasai perkembangan teknologi informasi. Terutama dalam memasarkan produk UMKM melalui media online.

"Fenomena globalisasi dan perkembangan teknologi adalah tantangan yang harus direbut pelaku UMKM," ujar Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi di Hotel Pangrango Kabupaten Sukabumi Selasa (17/10). Pasalnya lanjut dia tidak ada yg bisa bertahan kecuali pelaku UMKM memiliki kemampuan bertahan salah satunya penguasaan teknologi informasi.

Menurut Fahmi, selama ini UMKM dikenal sebagai katup pengaman ekonomi pada saat krisis ekonomi. Di masa krisis terang dia UMkM ternyata mampu bertahan.

Fahmi menerangkan, pelaku UMKM di tengah masa ekonomi naik juga berperan sebagai dinamisator. Intinya lanjut dia UMKM baik di masa krisis dan maju dapat bertahan serta terus berkembang.

Menurut Fahmi, pada masa sekarang ini pertumbuhan teknologi informasi harus dikuasai. Di mana kata dia pelaku UMKM harus tertantang untuk memasarkan produk melalui media daring atau online.

"Pemasaran produk online ini adalah bagian dari program UKM naik kelas," ujar Fahmi. Selain itu kata dia cara UKM naik kelas lainnya yakni dengan memperbaiki kualitas produk dan meningkatkan permodalan.

Fahmi mengungkapkan, sebenarnya kondisi UMKM di Sukabumi sudah cukup maju. Namun kata dia pemkot berupaya meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam memasarkan produk dengan mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat, provinsi, dan kalangan lainnya. Upaya ini kata dia merupakan bagian kecil dari smart city.

Kepala Bidang UKM dan Koperasi Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Sukabumi Ai Rochatika menambahkan, jumlah UMKM di Kota Sukabumi mencapai sekitar 18 ribu unit. Ribuan UMKM ini lanjut dia terdiri atas sektor industri, pedagang dan jasa lainnya.

"Ribuan UMKM ini didorong naik kelas dengan penguasaan pemasaran di media online," ungkap Ai. Harapannya kata dia pemasaran produk UMKM makin berkembang dan dapat menggerakan tingkat perekonomian warga.

Sumber : Center