Ahad , 12 November 2017, 12:20 WIB

Warga Berebut Jenang Sumsum Syukuran Kahiyang Bobby

Rep: Andrian Saputra/ Red: Indira Rezkisari
Republika/Andrian Saputra
Warga Solo menunggu pembagian jenang sumsum gratis dari desainer, hotel dan pihak lainnya yang terlibat dalam menyukseskan pernikahan Kahiyang Ayu dengan Bobby A Nasution.
Warga Solo menunggu pembagian jenang sumsum gratis dari desainer, hotel dan pihak lainnya yang terlibat dalam menyukseskan pernikahan Kahiyang Ayu dengan Bobby A Nasution.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Warga Solo berebut jenang sumsum di Car Free Day Slamet Riyadi Solo pada Ahad (12/11). Jenang sumsum dibagikan gratis dari desainer asal Solo, Tutty Adib beserta sejumlah pihak yang terlibat dalam pernikahan putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu dengan Muhammad Bobby Afif Nasution yang telah berlangusng beberapa hari lalu.

"Ini ide bersama, sebagai rasa syukur kita acara pernikahan Kahiyang sudah selsesai dan berjalan lancar," tutur Tutty di sela-sela pembagian jenang sumsum.

Tutty pun berterimakasih kepada Keluarga Presiden Joko Widodo yang telah memberikan kepercayaan padanya untuk merancang busana yang dikenakan mempelai penganting dan keluarga dari prosesi siraman, midodareni, akad nikah hingga resepsi pernikahan. Sebab itu, dia pun inngin berbagi kebahagiaan kepada warga dengan memberikan jenang sumsum.

Menurut Tutty, memakan jenang sumsum usai menggelar acara besar seperti pernikahan sudah menjadi tradisi dalam adat Jawa. Dia menjelaskan jenang sumsum mempunyai makna tersendiri. Kata dia dengan memakan salah satu kuliner tradisional Solo itu diharapkan kondisi fisik warga khususnya yang terlibat langsung dalam menyukseskan rangkaian acara pernikahan Kahiyang dan Bobby dapat kembali prima seperti sebelumnya.

"Orang Jawa kalau punya gawe besar setelahnya pasti sumsuman, maksudnya supaya fresh lagi, kemarin kan sudah total agar kembali lagi energinya makan jenang sumsum supaya bisa berkarya lagi berikutnya," katanya.

Jenang sumsum yang ditempatkan dalam lima buah gerabah besar disajikan pagi itu. Dalam mangkuk kecil, panita pun membagi-bagikan jenang tersebut kepada warga yang sudah menunggu. Saking berantusias untuk mendapatkan jenang, warga pun dorong-dorongan, berebut jenang yang dibagikan.

Sukma (20 tahun) jadi salah satu warga yang paling antusias untuk mendapatkan jenang sumsum tersebut. Setelah berolahraga, ia pun menyempatkan diri untuk datang ke stan pembagian jenang sumsum. Meski harus berebut dengan warga lainnya, namun Sukma tak menyerah untuk mendapatkan.

"Katanya dari Mbak Kahiyang jadi saya kesini, capek sih tadi harus dorong-dorongan tapi nggak apa-apa akhirnya dapat juga," katanya.

Lain halnya dengan Hadi (33 tahun), ia kecewa lantaran sudah kehabisan jenang yang dibagikan secara gratis itu. Kendati demikian, ia mendoakan agar Khiyang dan Bobby  menjadi pasangan suami istri yang langgeng.

"Sudah habis padahal saya sudah minta, mungkin jenangnya kurang banyak," tuturnya.