Rabu , 15 November 2017, 05:22 WIB

Jaringan Telekomunikasi Perkuat Potensi Wisata di Togean

Red: Hazliansyah
Google
Kepulauan Togean.
Kepulauan Togean.

REPUBLIKA.CO.ID, PALU -- Operator seluler milik negeri PT Telkomsel akhirnya mengoperasikan jaringan telekomunikasi untuk mendukung destinasi wisata andalan Provinsi Sulawesi Tengah di Kabupaten Tojo Una-Una yakni Kepulauan Togean.

"Untuk area Togen saat ini tersedia dua tower Base Trasceiver Station atau BTS di Wakai dan Danda," kata Supervisor Network Operation Telkomsel Palu, I Gusti Ngurah Roy Kesuma, di Palu, Selasa.

Roy menjelaskan untuk tower Wakai telah tersedia jaringan 2G, 3G dan 4G, dari sebelumnya hanya ada jaringan 2G dengan menggunakan sistem satelit.

Sedangkan untuk jaringan 3G dapat menjangkau hingga daerah Kadidiri atau sekitar 5 kilometer. Sementara untuk jaringan 4G dapat digunakan maksimal 3 kilometer dari tower, tanpa adanya penghalang.

Kemudian satu tower yang lain yakni di Danda, dengan jaringan tersedia yakni 2G dan 3G. Sebelumnya daerah itu tidak tersedia jaringan telekomunikasi. Untuk jaringan 3G sendiri, dapat menjangkau hingga 15 kilometer ke daerah Kabalutan.

"Tower Danda juga berfungsi sebagai repeater, antara tower Wakai ke Ampana daratan," ujarnya lagi.

Staf Network Operation Telkomsel Palu, Ginanjar menjelaskan tower Danda resmi dipergunakan akhir September 2017 dan tower Wakai dengan jaringan 4G digunakan Oktober 2017. Menurut Ginajar, total side tower Telkomsel se-Sulteng sebanyak 800 unit, termasuk di wilayah Mamuju Utara.

Sejak awal pembangunan hingga saat ini, tidak ada masalah dalam pembangunan tower tersebut. Karena, pemerintah daerah juga memberikan dukungan terhadap pembangunan jaringan telekomunikasi.

Beberapa waktu lalu, Wakil Bupati Tojo Una-Una Admin Lasimpala mengatakan sejumlah kendala sebagai daya topang percepatan pembangunan di bidang pariwisata yang bukan kewenangan pemerintah daerah, seperti jaringan listrik oleh PLN dan jaringan komunikasi/Informasi yang sangat dibutuhkan oleh wisatawan mancanegara dan wisatawan lokal.

"Dengan jaringan telekomunikasi, mereka dapat mengendalikan usaha, berkomunukasi dengan rekan bisnis, dan keluarga di Kepulauan Togean dan dapat berlama-lama di kepulauan Togean, sehingga memberikan dampak bagi pendapatan masyarakat dan daerah setempat," ujarnya pula.

Sumber : Antara