Rabu , 15 November 2017, 12:06 WIB

Dinkes: Musim Penghujan Waspadai Demam Berdarah

Rep: Mursalin Yasland/ Red: Winda Destiana Putri
Rayhan
Perlindungan Baru Untuk Demam Berdarah
Perlindungan Baru Untuk Demam Berdarah

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandar Lampung meminta warga mewaspadai penyakit menular demam berdarah dan malaria, saat musim penghujan yang sekarang sedang berlangsung. Selain pengasapan dan pemberian abate, warga diminta untuk melakukan gerakan 3M (menguras, menutup, dan mengubur).

Kepala Dinkes Kota Bandar Lampung Edwin Rusli mengatakan, wilayah Kota Bandar Lampung saat ini sedang memasuki musim penghujan, masyarakat diharapkan menjaga lingkungan masing-masing, karena bibit penyakit menular seperti demam berdarah dan malaria sangat cepat berkembang dan menular.

"Yang terpenting jaga lingkungan, karena musim penghujan penyakit menular cepat berkembang," katanya, Rabu (15/11).

Musim penghujan di semua wilayah kota mulai terjadi pada awal hingga pertengahan November 2017. Wilayah pemukiman yang banjir dan terendam air membuat tempat bersarangnya bibit penyakit yang menimbulkan penyakit menular terutama demam berdarah dan malaria, karena dari gigitan nyamuk.

Untuk mengantisipasi berkembangnya penyakit menular tersebut, Dinkes Kota Bandar Lampung melakukan upaya pencegahan dengan melakukan penyemprotan (fogging) ke rumah-rumah warga. Namun, terbatasnya sarana dan prasarana dan tenaga, baru beberapa pemukiman penduduk disemprot.

Meski demikian, Edwin menyatakan upaya penyemprotan akan terus dilakukan hingga semua kecamatan tercover petugas hingga Desember 2017. Selain menyemprot, Dinkes juga membagikan obat abate untuk mencegah berkembangnya jentik-jentik nyamuk di dalam rumah warga.

Menurut dia, warga diharapkan untuk menjaga lingkungan rumah dan sekitarnya, dengan menggalakkan program 3M yakni menguras, menutup, dan mengubur. Menguras bak mandi dan tempat penyimpanan air, menutupnya dengan rapat agar tidak mudah masuk nyamuk, dan mengubur di dalam tanah barang-barang yang tidak berguna di luar rumah.