Sabtu , 18 November 2017, 04:13 WIB

PGRI Purbalingga akan Luncurkan 100 Buku Karya Para Guru

Rep: Eko Widiyatno/ Red: Gita Amanda
Pixabay
Penulis buku. Ilustrasi
Penulis buku. Ilustrasi

REPUBLIKA.CO.ID, PURBALINGGA -- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Purbalingga terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas guru. Upaya ini antara lain dilakukan melalui gerakan Sagu Sabu (satu guru satu buku), di mana seorang guru harus bisa menulis minimal satu buku.

''Untuk itu, kita sudah memberikan pelatihan kepada para guru agar bisa menulis buku. Pelatihan ini dilakukan melalui kerja sama antara PGRI Purbalingga dan lembaga pelatihan penulisan Media Guru,'' jelas Ketua PGRI Purbalingga, Sarjono, Jumat (17/11).
 
Berkaitan dengan gerakan Sagu Sabu ini, dia menyatakan, bersamaan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2018 mendatang, pihaknya akan meluncurkan 100 buku tulisan para guru di Purbalingga, baik guru TK, SD, SMP, SMA dan SMK. ''Kami targetkan ada 100 buku yang akan diluncurkan. Syukur bisa lebih,'' jelasnya.
 
Setelah pencanangan gerakan tersebut, Sarjono menyebutkan, saat ini sudah banyak guru yang sedang dalam proses menulis buku. Bahkan beberapa di antaranya ada yang sudah dicetak menjadi buku.
 
Sarjono mengaku, sebagai guru dia juga telah menulis tiga buku yang siap diluncurkan bersama buku karya para guru lainnya. Ketiga buku itu berjudul Meluruskan Kiblat Organisasi, Lidah yang Menyelamatkan, dan Kisah Dibalik Dua Tregedi.
 
Sarjono mengaku bersyukur, virus gemar menulis saat ini sedang menjangkiti para guru di Purbalingga. ''Untuk itu, PGRI Purbalingga siap memfasilitasi dan bekerja sama dengan lembaga yang memang peduli di bidang kepenulisan,'' katanya.
 
Sarjono juga menyampaikan, terkait dengan Peringatan HUT ke 72 PGRI dan Hari Guru Nasional tingkat Kabupaten Purbalingga, pihaknya menggelar berbagai kegiatan. Antara lain, kegiatan bedah rumah terhadap 51 RTLH, talk show bertema Menuju Pendidikan Bermutu di Purbalingga, audiensi dengan Kapolres Purbalingga, donor darah, dan jalan sehat yang akan ditargetkan diikuti 10 ribu peserta pada 19 September mendatang.
 
Sebagai penutup rangkaian peringatan HUT PGRI, Sarjono menyebutkan, pihaknya akan menggelar resepsi di Aula PGRI Purbalingga, Sabtu (25/11) malam. Pada malam resepsi itu juga akan digelar hiburan wayang kulit Banyumasan dengan dalang Ki Kukuh Bayu Aji.

Berita Terkait