Kamis , 07 December 2017, 22:20 WIB

Sultan Cirebon Ajak Rakyat Indonesia Doakan Palestina

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Bayu Hermawan
Republika/Lilis Handayani
Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon, PRA Arief Natadiningrat
Sultan Sepuh XIV Keraton Kasepuhan Cirebon, PRA Arief Natadiningrat

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON -- Keputusan Presiden AS, Donald Trump, yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel mendapat kecaman luas. Salah satunya seperti yang disampaikan Sultan Sepuh XIV dari Kasultanan Kasepuhan Cirebon, PRA Arief Natadiningrat.

"Kami mengecam keras pengakuan sepihak Amerika Serikat terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel," tegas Sultan Sepuh, Kamis (7/12).

Sultan Sepuh menilai, pengakuan sepihak yang dilontarkan Trump itu telah melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB. Dia menilai, sikap Trump tersebut bisa mengguncang stabilitas keamanan dunia.

Sultan Sepuh menambahkan, pihaknya akan tetap konsisten bersama dengan rakyat Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak-hak mereka. Hal itu sesuai dengan amanah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Sultan Sepuh pun mendesak Pemerintah Indonesia untuk berkomunikasi dengan negara-negara OKI agar segera mengadakan sidang khusus tentang masalah tersebut. Dia juga meminta PBB untuk segera bersidang serta menyikapi pengakuan sepihak Amerika Serikat itu.

"Hormati Palestina sesuai sejarahnya dan wilayahnya," kata Sultan yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Forum Silaturahmi Keraton se-Nusantara (FSKN) itu.

Sultan Sepuh pun mengajak bangsa Indonesia untuk mendoakan Palestina. Dengan demikian, Palestina dapat memperoleh perlindungan, kedamaian dan kemerdekaan.