Wednesday, 8 Ramadhan 1439 / 23 May 2018

Wednesday, 8 Ramadhan 1439 / 23 May 2018

Ketum Fatayat NU 'Ngaji Bareng' Seribu Santri

Sabtu 09 December 2017 00:12 WIB

Red: Fernan Rahadi

Ketum PP Fatayat NU Anggia Ermarini

Ketum PP Fatayat NU Anggia Ermarini

Foto: dokpri

REPUBLIKA.CO.ID,  BLITAR -- Pondok Pesantren Mambaus Sholihin 2 Sanankulon Blitar menggelar acara bertajuk Ngaji Bareng Santri Bela Negara bersama Ketum PP Fatayat NU Anggia Ermarini yang diikuti oleh kurang lebih 1.000 santri di Masjid PP Mambaus Sholihin 2, Desa Sumber, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Jumat (8/12).

Kedatangan Ketum PP Fatayat NU Anggia Ermarini langsung disambut sholawat badar yang dikumandangkan  oleh para santri. Sebelum ke lokasi acara Anggia Ermarini melakukan ramah tamah di rumah dalem pengasuh pesantren KH Al Amin atau bisa dipanggil Gus Amin bersama keluarga pondok.

Gus Amin selaku pengasuh pesantren menyampaikan bahwa kedatangan Ketua Umum PP Fatayat NU akan memberikan inspirasi bagi para santri Mambaus Sholihin.  "Kita ingin menginspirasi seluruh santri akan kesuksesan tokoh-tokoh NU dan tokoh-tokoh Indonesia. Makanya Mambaus Sholihin sering mengundang para tokoh-tokoh agar energi positif para tokoh itu tertular kepada santri Mambaus Sholihin,” kata Gus Amin.

Anggia Ermarini dalam ngajinya kepada santri menjelaskan bahwa sejarah santri memiliki kontribusi besar terhadap berdirinya negara Indonesia oleh karena itu santri harus menjaga NKRI dan berprestasi memberikan manfaat kepada masyarakat luas. "Santri harus jadi trend center keteladanan bagi remaja lainnya bukan sekedar menjadi follower apalagi mengikuti hal-hal yang tidak baik,” ungkapnya.

Anggi melanjutkan bahwa di tengah arus informasi yang tidak terkendali santri juga diharap tidak ikut menyebarkan hoaks, dan terpenting adalah harus kreatif agar mampu berkompetisi di tengah arus globalisasi.

"Indonesia itu adalah rule model kehidupan Muslim dunia, oleh karenanya santri penting bisa berbahasa Inggris agar bisa mensyiarkan Islam rahmatan lil alamin kepada seluruh penduduk dunia," katanya disambut tepuk tangan ratusan santri.

Ngaji bareng ini diakhiri dengan kuis untuk 4 pertanyaan kepada seluruh santri tentang wawasan kebangsaan dan Pancasila dan yang berhasil menjawab diberikan hadiah.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA