Senin, 5 Jumadil Awwal 1439 / 22 Januari 2018

Senin, 5 Jumadil Awwal 1439 / 22 Januari 2018

Jokowi Minta Bupati Rahasiakan Lokasi Bandara Sukabumi

Jumat 15 Desember 2017 13:20 WIB

Rep: Debbie Sutrisno/ Red: Nidia Zuraya

Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan proyek waduk Ciawi, di Kabupaten Bogor, Jumat (15/12).

Presiden Joko Widodo meninjau pembangunan proyek waduk Ciawi, di Kabupaten Bogor, Jumat (15/12).

Foto: Dok Humas Kementerian PUPR

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah pusat berencana membangun bandar udara di Sukabumi. Pembangunan ini diharap bisa memberikan akses lebih nyaman bagi masyarakat yang ingin berkunjung ke Sukabumi.

Namun, Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum mau membeberkan letak daerah yang akan dijadikan bandara tersebut. Ditakutnya ketika letak bandara sudah ditetapkan maka lahan di situ dan sekitarnya justru naik berkali-kali lipat.

"Berkaitan dengan airport (bandara) di Sukabumi, saya sudah bisik-bisik ke Pak Bupati jangan sampai bocor lokasinya ada di mana. Karena ini juga akan segera kita mulai pembebasan tanah nya," kata Jokowi usai meresmikan groundbreaking rel jalur ganda Bogor-Sukabumi, Jumat (15/12).

Jokowi menuturkan, pembangunan bandara menjadi penting karena bisa memberikan pelayanan yang baik di bidang transportasi kepada masyarakat. Sejauh ini pemerintah sudah melakukan pembangunan tol Bocimi yang menghubungkan Bogor-Sukabumi. Jalan tol dipastikan bisa mengurai kemacetan yang selama ini terjadi di jalan raya Bogor-Sukabumi.

Berdaskana koordinasi dengan Kementerian Perhubungan serta Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pengerjaan tiga proyek yang menghubungkan Bogor-Sukabumi direncanakan bisa rampung dalam tiga tahun. Bandara dan jalur kereta selesai 2020, sedangkan jalan tol Bocimi selesai pada 2019.

"Kalau kita memiliki nanti kereta api ini jadi pada 2020, tol Bocimi pada 2019 selesai, airport nya selesai, saya kira masyarakat akan memiliki pilihan-pilihan alternatif untuk bepergian apakah naik mobil apakah naik kereta api apakah naik pesawat, semuanya tersedia," ujar Jokowi.

Jokowi menilai bahwa potensi di Sukabumi pun sangat besar dari produk-produk agrobisnis. Selain itu sektor pariwisata pun sangat menarik bagi masyarakat Sukabumi dan sekitarnya. Jika akses transportasi tidak diperbaiki makan potensi produk dan pariwisata di Sukabumi tidak bisa dimaksimalkan.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES