Kamis, 9 Ramadhan 1439 / 24 Mei 2018

Kamis, 9 Ramadhan 1439 / 24 Mei 2018

Dua Ekor Macan Tutul Terpantau di Resor Selabintana Sukabumi

Kamis 17 Mei 2018 21:02 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Bayu Hermawan

Petugas tengah memeriksa kondisi kesehatan macan tutul yang berhasil dievakuasi dari kolong rumah warga di Kampung Perbawati/Desa Perbawati Kecamatan/Kabupaten Sukabumi Kamis (17/5).

Petugas tengah memeriksa kondisi kesehatan macan tutul yang berhasil dievakuasi dari kolong rumah warga di Kampung Perbawati/Desa Perbawati Kecamatan/Kabupaten Sukabumi Kamis (17/5).

Foto: Republika/Riga Nurul Iman
Petugas Taman Nasional Gunung Gede Pangrango akan memantau populasi macan tutul.

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Sebanyak dua ekor macan tutul terpantau dalam kamera trap yang dipasang petugas di kawasan resor Selabitana Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Dua ekor macan tutul itu diduga tengah melakukan perjalanan ke kawasan hutan.

"Kalau jumlah macan tutul secara kontinyu kami melakukan monitoring dengan kamera trap melakui foto dan video," ujar Kepala Resor Selabintana Balai Besar TNGGP Dadi Haryadi di Kampung/Desa Perbawati, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi Kamis (17/5).

Khusus di Selabintana data terakhir menyebutkan ada dua ekor macan tutul yang berhasil terdeteksi melalui kamera trap foto. Hewan tersebut kemungkinan tengah melakukan perjalanan dari Pondok Halimun ke atas jalur pendakian.

Hal ini terlihat dari bekas cakaran di pohon Puspa yang dilakukan binatang tersebut.Dadi menerangkan, jarak terdekat dari kawasan hutan ke titik ditemukan macan tutul mencapai sekitar 1.4 kilometer.

Menurut Dadi, petugas ke depan akan kembali memasang kamera trap untuk memantau macan tutul. Hewan tersebut termasuk dalam satwa prioritas dalam kawasan TNGGP. Kepala Bidang Teknis Konservasi, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Mimi Murdiah menuturkan, macan tutul yang dievakuasi pada Kamis ini akan dilepasliarkan kembali ke habitat asalnya di taman nasional.

"Tapi setelah meminta saran dari dokter karena kondisi sekarang bukan kondisi yang terbaik maka sementara di kantor balai," ujarnya.

Hal ini kata Mimi, sambil menunggu hasil pemeriksaan darah di Taman Safari Indonesia. Jika  memang ada indikasi tidak sehat maka harus masuk ICU. Namun dari pantauan kemungkinan hewan tersebut dalam kondisi bagus kesehatannya.

(Baca juga: Petugas Evakuasi Macan Tutul dari Rumah Warga di Sukabumi)

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES