Rabu , 02 November 2016, 08:54 WIB

Warga Kepulauan Padaido Akhirnya Nikmati Listrik

Red: Dwi Murdaningsih
Antara/Rosa Panggabean
Warga Desa Sosyan mencoba menyalakan televisi dengan listrik yang berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) saat pencanangan Program Indonesia Terang di Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Kamis (21/4).
Warga Desa Sosyan mencoba menyalakan televisi dengan listrik yang berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) saat pencanangan Program Indonesia Terang di Kabupaten Maybrat, Papua Barat, Kamis (21/4).

REPUBLIKA.CO.ID, BIAK -- Sebanyak 580 rumah warga di Pulau Owi dan Pulau Undi, Distrik Kepulauan Padaido pada Oktober 2016 telah mendapatkan pasokan listrik dari PLN area Kabupaten Biak Numfor, Papua. Pelaksana harian Manajer PLN Biak Semuel Parwas seusai Hari Listrik Nasional mengatakan penyambungan listrik bagi warga Kepulauan Padaido itu sebagai jawaban program pemerintah untuk pemerataan distribusi listrik warga di pulau terluar.

"Puluhan tahun warga kepulauan susah memperoleh listrik untuk kebutuhan keseharian tetapi tepat peringatan hari listrik 31 Oktober 2016 listrik di rumah warga sudah bisa menyala," kata Semuel Parwas.

Sebanyak 580 rumah yang teraliri listrik itu terdiri atas 300 rumah di Pulau Owi dan 258 rumah di Pulau Undi. Ia mengatakan penyalaan listrik khusus warga di kepulauan menjadi prioritas dilakukan manajemen PLN Area Biak karena terkait langsung dengan kebijakan pemerintahan Presiden Jokowi dalam menjawab kebutuhan penduduk di wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat.

Da berharap dengan dijawabnya kebutuhan listrik warga kepulauan Owi dan Undi dapat menunjang kebutuhan keseharian masyarakat. Untuk tujuh kampung lain di wilayah Kepulauan Padaido dan Distrik Aimando, menurut Pawas, kebutuhan jaringan listrik akan diprogramkan pada tahun 2017.

"Cakupan area kerja PLN Biak meliputi Kabupaten Supiori, Waropen, Yapen Kepulauan, dan Kabupaten Mamberamo Raya sangat luas sehingga permintaan listrik akan terlayani secara bertahap setiap tahun," katanya.

Parwas mengharapkan dukungan pemerintah daerah dalam menunjang kelancaran pelayanan PLN untuk menjawab kebutuhan listrik masyarakat setempat. Berdasarkan data, kebutuhan listrik di area PLN Biak mencapai beban puncak 12 Megawatt sedangkan ketersediaan daya terpasang listrik mencapai 21 MW.

"Kebutuhan listrik warga di daerah Kepulauan Biak sekitarnya sudah menjadi program prioritas PLN untuk dapat direalisasikan," ujar dia.

Sumber : antara