Rabu , 08 February 2017, 20:09 WIB

Ini Alasan Polri Hapus Postingan "Tulisan Opini Berujung Jeruji"

Rep: Mabruroh/ Red: Bayu Hermawan
Republika/Mabruroh
Karopenmas Polri Kombes Rikwanto.
Karopenmas Polri Kombes Rikwanto.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Polri memilih untuk menghapus postingan gambar di jejaring sosia Instagram @divisihumaspolri, terkait imbauan berhati-hati menuliskan opini. Polri khawatir postingan tersebut disalah tafsirkan.

"Karena ada multitafsir, itu (postingan) kami tarik kembali," kata Karopenmas Polri Brigjen Pol Rikwanto saat dihubungi di Jakarta, Rabu (8/2).

Postingan dalam akun @divisihumaspolri tersebut telah mendapatkan 1.000 lebih komentar sebelum akhirnya ditutup. Adapun tulisan yang diduga menimbulkan banyak penafsiran tersebut berisi "Suka menulis? Awas! Tulisan opini berujung jeruji. Berpikir sebelum menulis."

Sebenarnya, kata Rikwanto, tulisan tersebut tidak bermaksud untuk melarang siapapun beropini dalam menulis. Namun, dia hanya menekankan bahwa agar tidak menulis kabar bohong atau ujaran yang dapat menimbulkan kebencian.

"Boleh saja menulis apapun, asal jangan fitnah, berita bohong alias hoax, ujaran kebencian, atau penistaan," ujarnya.