Selasa , 21 March 2017, 12:14 WIB

Ganjar Minta Pelaku Pencabulan Dihukum Berat

Rep: Andrian Saputra / Red: Andi Nur Aminah
Antara/R Rekotomo
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyampaikan pemaparannya pada acara BUMN Menginspirasi, di SMK Negeri Jawa Tengah, Semarang, Jateng, Kamis (8/12).
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyampaikan pemaparannya pada acara BUMN Menginspirasi, di SMK Negeri Jawa Tengah, Semarang, Jateng, Kamis (8/12).

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO --- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengutuk tindak pencabulan yang dilakukan seorang warga Kelurahan Tegalgede, Karanganyar terhadap 16 anak di bawah umur. Dia berharap pelaku dihukum berat untuk memberikan efek jera. 

"Saya sudah dengar, yang seperti itu memang harus dihukum yang berat. Agar ada efek jera dan tidak ada lagi korban," kata Ganjar usai menghadiri upacara hari jadi Satpol PP dan Linmas di Stadion Manahan pada Selasa (21/3) siang. 

Di lain sisi, dia meminta pemerintah daerah Kabupaten Karanganyar untuk melakukan pendampingan intensif kepada korban, memberikan pelayanan psikologis untuk menghilangkan trauma yang dialami. Selain itu melakukan pencegahan agar tidak timbul kasus yang sama di kemudian hari. 

"Saya intruksikan untuk pencegahan-pencegahan kasus seperti itu, kita punya unit pelayanan anak di masing-masing daerah. Dan yang terpenting lagi peran orang tua, guru harus lebih waspada," kata Ganjar. 

Seperti diberitakan, Kepolisian Resor Karanganyar mencokok pelaku pencabulan anak di bawah umur. Tersangka berinisial F (29 tahun) ditangkap Satreskrim Karanganyar di Kelurahan Tegal Gede, Karanganyar, Rabu (15/3). Dari pengakuannya, F telah melakukan pencabulan terhadap 16 anak di bawah umur sejak 15 tahun lalu.