Senin , 19 June 2017, 11:45 WIB

Kapolda Metro: Saya Angkat Topi Kalau Habib Rizieq Datang

Rep: Arif Satrio Nugroho/ Red: Bayu Hermawan
Republika/Arif Satrio Nugroho
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan tidak mempermasalahkan sejumlah tokoh bertemu dengan Habib Rizieq Shihab di Arab Saudi, meski dirinya telah berulang kali mengimbau agar pimpinan FPI itu pulang ke Indonesia.

"Wajar saja dia umrah ke sana, ketemu kan sesama orang indonesia. Gak masalah, apa sih yang dimasalahkan. Apa pun yang dilakukan yang bersangkutan, prosesnya ada gitu," katanya di Monas, Jakarta Pusat, Senin (19/6).

Iriawan melanjutkan, polisi tetap menunggu Rizieq Shihab pulang. Namun, menurutnya, saat ini ada hal yang lebih penting yang menjadi konsentrasi polisi, yakni Operasi Ramadhaniya untuk pengamanan Ramadhan dan arus mudik.

"Ini (kasus Rizieq) kami hold sebentar. Pemberkasan sudah kami lakukan, pemeriksaan sudah kami lakukan, semua kami lakukan. Kita tunggu, kalau langkah-langkah berikutnya akan kami sampaikan," ujar Iriawan.

Iriawan menegaskan, bagaimananpun, tuduhan kriminalisasi tidak benar seperti diungkapkan oleh banyak tokoh. Cara terbaik, lanjut Iriawan, adalah agar Rizieq Shihab pulang dan mengungkapkan segala bantahannya di pengadilan.

Iriawan yakin kika hakim dapat memutuskan dengan baik. Jika bukti memang tidak mengarah jika Rizieq Shihab tidak bersalah, maka Rizieq pun bisa bebas.

"Mau datang dikasih private jet, mau dikasih kapal pesiar, tetap hukum harus ditegakkan dan harus dihadapi. Itu saja. Itu paling elegan dan saya akan angkat topi kalau beliau datang," pungkas Iriawan.