Tuesday, 6 Jumadil Awwal 1439 / 23 January 2018

Tuesday, 6 Jumadil Awwal 1439 / 23 January 2018

OTT KPK, Mendagri: Ini Terkait Mental Kepala Daerah

Kamis 14 September 2017 17:22 WIB

Rep: Dian Erika Nugraheny/ Red: Bayu Hermawan

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo

Foto: Republika/Rakhmawaty La'lang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo, mengatakan masih adanya kepala daerah yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK, disebabkan latar belakang mental yang bersangkutan. Tjahjo menyayangkan kejadian OTT yang menjerat Bupati Batubara, Sumatera Utara (Sumut), OK Arya Zulkarnaen pada Rabu (13/9).

"Kalau masih ada OTT (kepada kepala dan pejabat daerah), maka ini terkait mental yang bersangkutan. Harus hati-hati," ujar Tjahjo dalam keterangan pers kepada wartawan, Kamis (14/9).

Tjahjo menyayangkan kejadian OTT yang terjadi pada Rabu. Menurutnya, setiap terjadi OTT kepada kepala dan pejabat daerah, dirinya selalu menyampaikan pesan bahwa mudah-mudahan peristiwa tersebut merupakan yang terakhir. Namun, pada kenyataannya, kejadian OTT yang menjerat kepala daerah dan pejabat daerah masih terus terjadi.

"Kami tidak bisa apa-apa, sebab aturan, landasan dan pengawasan sudah berjalan. Saya sudah ingatkan terus terkait area rawan korupsi," tegasnya.

Sebelumnya, KPK melakukan operasi tangkap tangan di Kabupaten Batubara, Sumatra Utara (Sumut). Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnaen, dikabarkan ikut diamankan dalam OTT tersebut.

Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, ada tujuh orang yang diamankan dalam OTT pada Rabu. Mereka terdiri dari unsur penyelenggara negara, unsur pejabat daerah, seperti kepala dinas dan unsur swasta.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES