Wednesday, 5 Jumadil Akhir 1439 / 21 February 2018

Wednesday, 5 Jumadil Akhir 1439 / 21 February 2018

Pengacara: Kekerasan Fisik di Akpol dalam Rangka Pembinaan

Sabtu 11 November 2017 05:05 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Akademi Kepolisian

Akademi Kepolisian

Foto: seputarsemarang.com

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Penasihat hukum sembilan taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang yang diadili karena menganiaya juniornya berpendapat kekerasan fisik terhadap para adik tingkatnya tersebut bukanlah merupakan tindak pidana.

"Dalam rangka pembinaan, telah terjadi kekerasan fisik yang dilakukan terdakwa terhadap juniornya," kata kuasa hukum kesembilan terdakwa, Dwi Heru Wismanto, dalam sidang dengan agenda duplik di Pengadilan Negeri Semarang, Jumat (10/11).

Meski demikian, manurut dia, kekerasan yang dilakukan tersebut bukan menjadi tujuan atau menjadi kehendak terdakwa. Kekerasan fisik yang dilakukan sembilan terdakwa masing-masing Joshua Evan Dwitya Pabisa, Reza Ananta Pribadi, Indra Zulkifli Pratama Ruray, Praja Dwi Sutrisno, Aditia Khaimara Urfan, Chikitha Alviano Eka Wardoyo, Rion Kurnianto, Erik Aprilyanto, dan Hery Avianto tersebut untuk memberikan pembinaan terhadap juniornya.

Berdasarkan keterangan para korban sendiri, lanjut dia, "pembinaan" yang dilakukan itu sendiri tidak merugikan bagi para korban. Para terdakwa sendiri diancam dengan Pasal 170 Ayat (1) KUHP. Penasihat hukum lainnya, H. Djuanedi menerangkan dalam pasal tersebut untuk menjerat tindak pidana yang berkaitan dengan ketertiban umum.

Bila dikaitkan dengan kasus yang menjerat para terdakwa, lanjut dia, tindak pidana yang didakwakan terhadap kesembilan terdakwa dilakukan di suatu tempat yang berada di kompleks Akpol. Tempat tersebut, kata dia, bukan masuk dalam kategori tempat umum.

Atas berbagai fakta sidang yang telah diuraikan tersebut, dia meminta majelis hakim membebaskan para terdakwa dari hukuman. Sebelumnya, sembilan taruna tingkat III Akpol Semarang tersebut dituntut hukuman 1,5 tahun penjara. Vonis terhadap para terdakwa rencananya akan dibacakan pada tanggal 15 November 2017.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES