Jumat , 08 Desember 2017, 09:00 WIB
Pengaruh Internet dan Pernah Disodom

Pelaku Ini Sodomi Delapan Bocah

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Agus Yulianto
Republika/Mardiah
Kekerasan seksual terhadap anak (ilustrasi)
Kekerasan seksual terhadap anak (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Sebanyak delapan orang anak di Kecamatan Singaparna Kabupaten Tasikmalaya diduga menjadi korban sodomi oleh terduga pelaku yang biasa disapa Eki. Terduga pelaku diketahui merupakan tetangga korban.

Kasatreskrim Polres Tasikmalaya, AKP Pribadi mengatakan pelaku sodomi dengan nama lengkap Refqi Sulaeman Kurnia (16 tahun) merupakan warga Kampung Panayagan Desa Singasari Kecamatan Singaparna. Eki sudah ditangkap oleh pihak kepolisian. Dari data sementara para korbannya yakni, Ar (10), Riz (10), Gil (9), Dik (10), Ad (7), Kev (7) Fir (7) dan Dim (6).

"Kami terima pengaduan dari masyarakat. Yang lapor ada satu orang. Tapi pengakuan pelaku korbannya ada sekitar enam sampai delapan orang dan sudah kita lakukan visum," katanya pada wartawan (7/12).

Berdasarkan keterangan, terduga pelaku ternyata telah putus sekolah dan sempat bekerja sebagai penjaga warung internet. Mirisnya, aksi sodomi dilakukan pelaku sejak tahun 2015. Ia pun mengaku pernah menjadi korban sodomi ketika masih duduk di bangku SMP.

"Proses penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui kemungkinan jumlah korban bertambah," ujarnya.