Jumat , 21 April 2017, 15:00 WIB

'Jakarta Sudah Masuk Fase Baru'

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Yudha Manggala P Putra
Republika/Dadang Kurnia
Sandiaga Salahuddin Uno menjawab pertanyaan pers seusai berjamaah shalat Jumat di Masjid At-Taqwa, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (21/4)
Sandiaga Salahuddin Uno menjawab pertanyaan pers seusai berjamaah shalat Jumat di Masjid At-Taqwa, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (21/4)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, saat ini Jakarta sudah memasuki fase baru, setelah selesainya kontestasi Pilgub DKI 2017. Fase baru yang dimaksud Sandiaga adalah Jakarta yang aman, damai dan saring merangkul antar masyarakat yang sebelumnya berbeda dukungan.

"Sekarang Jakarta sudah masuk fase baru, Jakarta yang Insya Allah aman, damai, tentram, dan semuanya saling merangkul," kata Sandi di Masjid At-Taqwa, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (21/5).

Sandi juga menjadikan rekonsiliasi sebagai fokus utama yang akan dilakukan setelah selesainya kontestasi Pilgub DKI 2017. Dia pun menyatakan akan terus melakukan langkah-langkah konkrit untuk menyatukan kembali masyarakat Jakarta yang sempat terbelah.

"Yang terprnting kita harus memulai langkah-langkah konkrit. Kita pastikan bahwa pemimpin yang ssudah dipilih oleh warga Jakarya ini harus hadir untuk semua, bukan hanya untuk sekelompok orang saja," terang Sandi.

Sandi juga mengaku sudah memulai langkah-langkah konkrit yang dimaksudkan untuk mempersatukan kembali masyarakat Jakarta. Salah satu yang dilakukannya adalah menggelar nonton bareng Film Kartini, yang tidak hanya dihadiri oleh mendukungnya, melainkan juga simpatisan dan pendukung Ahok-Djarot.

"Kemarin Alhamdulillah kegiatan-kegiatan konkritnya ada nonton bareng Film Kartini, dimana dihadiri juga oleh beberapa simpatisan dan pendukung Pak Basuki dan Pak Djarot. Kami merasakan ada aura kebersamaan dan sudah melupakan apa yang terjadi berbulan-bulan yang lalu," ucap Sandi.