Senin , 19 Juni 2017, 21:20 WIB

Sutiyoso Puji Kerendahan Hati Pasangan Anies-Sandi

Rep: Mas Alamil Huda/ Red: Teguh Firmansyah
Antara/Hafidz Mubarak A.
Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI terpilih Anies Baswedan (kanan)-Sandiaga Uno (kiri).
Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI terpilih Anies Baswedan (kanan)-Sandiaga Uno (kiri).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur dan Wakil Gubernur DKI terpilih Anies Baswedan-Sandiaga Uno mengunjungi Sutiyoso atau Bang Yos di Cibubur, Jakarta Timur, Senin (19/6). Kedatangan mereka ke kediaman mantan gubernur DKI Jakarta dua periode itu untuk buka bersama sekaligus silaturahim.

Bang Yos merasa terhormat atas kedatangan Anies-Sandi. Mantan kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu menilai kedatangan pasangan pemenang Pilkada DKI 2017 itu merupakan sikap rendah hati dan hormat terhadap senior dalam konteks gubernur DKI. Hal ini merupakan awal yang baik untuk membangun komunikasi yang baik ke depan.

"Ini menandakan bahwa gubernur Jakarta yang terpilih punya sifat bahasa Jawa andap asor atau rendah hati, memberikan kehormatan bagi seniornya. Dan ini sebuah janji seingat saya beliau berdua janji akan membuat forum gubernur dan wakil gubernur," kata dia.

Sutiyoso mengaku pernah melakukan hal tersebut ketika menjabat. Mantan gubernur DKI Ali Sadikin juga pernah diundang untuk memberikan nasihat-nasihat terkait penataan Ibu Kota kepadanya. Bang Yos menilai cara itu akan berdampak positif terhadap pembangunan di Jakarta.

"Beliau berdua punya pikiran yang sama dengan saya. Tentu saja kunjungan ini saya manfaatkan untuk menyampaikan pengalaman yang mungkin diperlukan (Anies-Sandi)," ujar Bang Yos.

Bang Yos menambahkan, pembangunan di Ibu Kota tak bisa dikerjakan oleh seorang gubernur dengan satu atau dua periode kepemimpinan. Yang penting, menurutnya, adalah berkesinambungan. Artinya, guberrnur pengganti akan meneruskan program gubernur sebelumnya, bukan sebaliknya.

"Saya meyakini beliau berdua sanggup meneruskan apa-apa yang menyangkut hari ini dan harapan saya yang paling besar adalah bisa mengembalikan persatuan di Jakarta yang pada pilkada lalu kita telah tercabik-cabik," katanya.