Senin , 17 Juli 2017, 08:52 WIB

Jalan Alternatif Atasi Kemacetan Tol Jakarta-Cikampek

Rep: dea alvi soraya/ Red: Dwi Murdaningsih
Antara/Wahyu Putro A
Kendaraan pemudik terjebak macet di jalan Tol Cikampek KM 66, Jawa Barat, Minggu (2/7).
Kendaraan pemudik terjebak macet di jalan Tol Cikampek KM 66, Jawa Barat, Minggu (2/7).

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Pembangunan jalan tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) dilanjutkan kembali. APV Corporate Communication Jasa Marga Dwimawan Heru mengatakan proyek pembangunan seluruh koridor Jalan Tol Jakarta-Cikampek sempat terhenti pada masa arus mudik dan arus balik lebaran 2017.

Namun pengerjaan kembali dimulai sejak 6 Juli kemarin oleh anak perusahaan Jasa Marga PT Jasamarga Jalan Layang Cikampek (JJC), dengan membangun Median Tengah Jalan Tol. Dia mengimbau pengguna jalan untuk memperhatikan lokasi-lokasi penyempitan jalur.

Jasa Marga melakukan penyempitan jalan. Penyempitan ini, kata dia dilakukan melalui Rekayasa Marka untuk mempertahankan jumlah laju sesuai jumlah lajur jalan. Adapun lokasi yang dipersempit adalah Km 25 hingga 28 Cibitung, Km 29 Cikarang Utama, Km 31 dan 33 Cikarang Barat, Km 36 Cikarang Barat Utama (Cibatu) dan Km 37 Cikarang Timur.

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi kepadatan jalan yang tidak terelakkan, dan menyerankan pengguna jalan untuk menggunakan jalur alternatif. Pengguna jalan dari arah Jakarta via Jalan Tol Dalam Kota/Jalan Tol Jakarta Cikampek dapat keluar di exit Jatiwaringin/Jatibening, untuk selanjutnya melewati jalur arteri Kalimalang atau dapat menggunakan akses jalan tol kembali melalui GT Bekasi Barat, Bekasi Timur, Tambun, dan seterusnya.

"Sedangkan pengguna jalan dari arah Jakarta via JORR dapat keluar di exit Jatiwarna/Jatiasih, untuk selanjutnya melewati jalur arteri Bekasi atau dapat menggunakan akses jalan tol kembali melalui GT Bekasi Barat, Bekasi Timur, Tambun, dan seterusnya," kata Dwimawan.

Adapun rencana pekerjaan yang akan dilakukan dalam waktu satu pekan ke depan (16/7-23/7) nanti antara lain rekonstruksi pengerasan jalan yang akan dilakukan di lajur 1 Km 36 arah Cikampek, lajur 1 Km 28 hingga Km 24, dan lajur 1 Km 37 dan Km 36 arus Jakarta. Sedangkan Scrapping Filling Overlay akan dilakukan di lajur 1 dan atau lajur 2 Km 50 dan Km 52, serta lajur 1 dan atau lajur 2 Km 53 dan Km 20.

Jasa Marga selaku pengelola Jalan Tol Jakarta-Cikampek di bawah supervisi Pemerintah, melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), melakukan koordinasi dan sinkronisasi atas pelaksanaan seluruh proyek termasuk proyek Light Rail Transit/LRT dan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung di koridor Jalan Tol Jakarta-Cikampek.