Kamis , 12 October 2017, 19:35 WIB

Polisi Dalami Penyebab Keributan Ormas vs LSM di Karawang

Rep: Djoko Suceno/ Red: Bayu Hermawan
antara/Fanny Octavianus
Bentrokan Ormas (ilustrasi)
Bentrokan Ormas (ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Polres Karawang mengamankan 14 orang terkait kasus bentrokan antara Ormas dan LSM di depan Restoran Dewi Air di Kampung Pasir Panggang, Desa Sukamakmur, Kecamatan Telukjambe Timur, Kamis (12/10) siang. Sebanyak enam unit mobil rusak dalam peristiwa tersebut.

"Penyebab keributan masih didalami polisi," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Drs Yusri Yunus.

Yusri menjelaskan, bentrokan berawal ketika sekitar 70 orang anggota LSM Buas tengah makan siang di Restoran Dewi Air. Kemudian, sekitar pukul 13.40 WIB, sebanyak 200 orang dari gabungan Ormas GMBI, NKRI dan Gibas datang dengan menggunakan puluhan sepeda motor. Mereka kemudian melakukan provokasi.

Selanjutnya mereka merusak enam unit mobil yang di parkir. Karena jumlah massa BUAS lebih sedikit mereka bertahan di dalam restoran tersebut sebelum akhirnya jajaran Polres Karawang dikerahkan untuk mengatasi situasi.

"Sebanyak 14 oknum ormas diamankan," kata dia kepada para wartawan.

Untuk mengamankan situasi, Polres Karawang mengerahkan personelnya ke lokasi kejadian. Anggota LSM BUAS yang terkurung di dalam restoran berhasil dievakuasi. Sedangkan anggota LSM gabungan dibubarkan. Sejumlah orang yang terbukti melakukan pelanggaran diamankan ke Mapolres Karawang.

Dalam peristiwa ini, enam mobil dirusak, antara lain Daihatsu Feroza Nopol T 1832 GH, Daihatsu Feroza Nopol B 1529 PY, Nissan Terano Nopol B 8338 OZ, Suzuki Katana Nopol B 1478 NLO, Timor Nopol B 2220 WN, dan Daihatsu Alya Nopol B 2526 TFS, serta satu unit sepeda motor Honda Wins.