Senin , 09 Oktober 2017, 21:46 WIB

Anies-Sandi Diminta Tegas Sikapi Reklamasi

Rep: Ronggo Astungkoro/ Red: Elba Damhuri
Antara/Hafidz Mubarak A.
Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI terpilih Anies Baswedan (kanan)-Sandiaga Uno (kiri) menggelar konferensi pers di Rumah Partisipasi, Jalan Borobudur, Jakarta, Senin (15/5).
Pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI terpilih Anies Baswedan (kanan)-Sandiaga Uno (kiri) menggelar konferensi pers di Rumah Partisipasi, Jalan Borobudur, Jakarta, Senin (15/5).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pasangan gubernur terpilih Anies Baswedan-Sandiaga Uno diharapkan tegas menyikapi isu pulau reklamasi Teluk Jakarta. Pengamat tata kota Nirwono Yoga berpendapat isu reklamasi inilah yang membuat Anies-Sandi terpilih pada Pilgub 2017.

Nirwono menjelaskan maksud dari ketegasan itu adalah benar-benar dilakukan apa yang mereka putuskan nantinya. Jangan sampai, kata dia, mereka mengatakan memoratorium tetapi secara diam-diam tetap menguruk, membangun, dan melakukan kegiatan itu.

"Jadi memang harus tegas," kata Nirwono di Jakarta, Senin (9/10).

Ia berharap gubernur baru memastikan pulau C, D, dan G ingin dijadikan apa. Menurut Nirwono, pilihan untuk membongkar pulau itu tidak terlalu realistis. Jadi, harus segera dicari jalan tengah mau diapakan ketiga pulau itu.

Nirwono meminta Anies-Sandi nantinya dapat tegas terhadap aparat-aparat di bawahnya terkait reklamasi itu. Menurut dia, saat ini ada staf yang cenderung mendukung reklamasi.

Bagaimana pun, ujar Nirwono, seorang kepala daerah dipilih oleh warganya. Ia mengingatkan isu reklamasi itu menjadi bagian dalam tiga isu utama yang dijanjikan Anies-Sandi, selain DP rumah nol persen dan program OK-OC.

Berita Terkait