Jumat , 13 Oktober 2017, 16:04 WIB

Warga Sekitar Sebut tak Ada Longsor di Depan Menara Saidah

Rep: Inas Widyanuratikah/ Red: Endro Yuwanto
Republika/Inas Widyanuratikah
Kondisi proyek Light Rapid Transit (LRT) yang amblas di depan Menara Saidah, Jalan MT Haryono, Jakarta, Jumat (13/10).
Kondisi proyek Light Rapid Transit (LRT) yang amblas di depan Menara Saidah, Jalan MT Haryono, Jakarta, Jumat (13/10).

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Tanah di depan Menara Saidah dikabarkan longsor. Warganet pun panik lantaran khawatir gedung Menara Saidah akan ambruk.

Pada Jumat (13/10) pagi tadi, warganet dihebohkan dengan foto tanah di depan Menara Saidah yang longsor. Pada pagi hari pun jalan di sekitar Menara Saidah sempat dikabarkan macet.

Pada siang hari sekitar pukul 14.30 WIB, Republika.co.id mendatangi lokasi. Kondisi di sekitar Menara Saidah sudah aman. Jalan di depan menara pun lengang.

Menurut kesaksian warga sekitar, tidak ada longsor ataupun tanah amblas. Hanya ada galian proyek Light Rapid Transit (LRT) yang tanahnya sedikit tergerus air hujan.

"Kemarin kan hujan, terus tanah galiannya itu longsor sedikit. Paling setengah meter," kata Tejo, salah satu warga di belakang Menara Saidah pada Jumat.

Tejo juga menambahkan, bukan fondasi Menara Saidah yang longsor tetapi pagarnya. "Yang longsor itu bukan gedungnya. Cuma pagar yang dekat dengan galian LRT. Itu pun hanya sedikit," lanjut dia.

Warga di sekitar lokasi pun mengaku tidak tahu menahu apa yang terjadi. Mereka bahkan baru mengetahui ada tanah longsor dari media sosial dan orang-orang yang ramai berdatangan.

"Saya juga tahunya dari anak-anak yang lewat, katanya ada longsor di Menara Saidah," kata Daus, salah satu warga di dekat Menara Saidah lainnya.

Sementara itu, proyek galian LRT terus berjalan. Di lokasi, terlihat para petugas sedang melanjutkan pekerjaannya. Tanah yang terlihat longsor di foto yang beredar di media sosial pun sudah ditutupi terpal biru.