Kamis , 19 October 2017, 16:16 WIB

Anies-Sandi Minta Bantuan Kejati DKI Jakarta

Red: Andri Saubani
ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri) dan Sandiaga Uno (ketiga kanan) serta Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta Toni Spontana (tengah) menjawab pertanyaan wartawan usai melakukan pertemuan tertutup di Kantor Kejati DKI Jakarta, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (19/10).
Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kedua kiri) dan Sandiaga Uno (ketiga kanan) serta Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta Toni Spontana (tengah) menjawab pertanyaan wartawan usai melakukan pertemuan tertutup di Kantor Kejati DKI Jakarta, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (19/10).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta untuk mendampingi program kerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Keduanya , Kamis (19/10), mendatangi Gedung Kejati DKI Jakarta yang diterima oleh Kepala Kejati DKI Tony Spontana dan Wakil Kejati DKI Masyhudi.

Kepala Kejati DKI Jakarta, Tony Spontana menyatakan, pihaknya siap mengawal proyek-proyek pembangunan di lingkungan Pemprov DKI melalui Tim Pengawal Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4). "Pak Kajati juga menyampaikan beberapa hal mengenai penegakan hukum, termasuk keberadaan TP4D yang dikerjakan Kejati DKI," kata Wakil Kejati DKI, Masyhudi kepada wartawan seusai pertemuan tersebut.

Masyhudi menegaskan, kegiatan silahturahim yang dilakukan oleh kedua pasangan tersebut, tentunya akan terus berlanjut. Khususnya untuk melaksanakan program yang akan dilakukan ke depan. "Kita bisa bersinergi untuk Jakarta yang lebih baik. Jakarta yang lebih bagus lagi dan dirasakan manfaatnya bagi masyarakat Kota Jakarta," katanya.

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Bawesdan dan Sandiaga Uno mengenakan baju koko warna putih yang dipadu dengan peci warna hitam saat datang ke Kejati DKI Jakarta. Wakajati menyebutkan dalam pertemuan tersebut, keduanya memperkenalkan diri selaku pimpinan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, (Muspida) yang baru.

Sumber : Antara