Sabtu , 21 October 2017, 21:07 WIB

Anies 'Sentil' Ahok dan Djarot di Acara Tea Walk

Rep: Mas Alamil Huda/ Red: Teguh Firmansyah
Republika/Mahmud Muhyidin
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno menghadiri acara 'Tea Walk' di Wisata Agro Gunung Mas, Bogor, Sabtu (21/10). Acara ini diikuti oleh ribuan pegawai negeri sipil (PNS) dari Pemprov DKI.

Dalam sambutannya, Anies mengatakan, acara ini adalah kegiatan tahunan Korpri Pemprov DKI. Bagi Anies, kehadirannya bersama Sandiaga penting untuk melakukan pembinaan di lingkungan pegawai negeri. Menariknya, Anies menyentil gubernur sebelumnya yang selalu absen di acara tahunan ini.
 
"Kami hadir berdua, saya dan Pak Sandi, mereka (Korpri) menyampaikan bahwa selama lima tahun ini gubernur dan wakil gubernur tidak berpartisipasi langsung," kata dia, Sabtu (21/10).
 
Anies mengatakan, aparatur sipil adalah instrumen paling mendasar yang dibutuhkan dalam melaksanakan semua rencana dan semua program gubernur dan wakil gubernur. Dan aparatur sipil itu, kata dia, bukan untuk dimusuhi atau direndahkan, tapi justru harus dibina dan dikembangkan.
 
"Banyak yang baik. Ada pasti yang nakal, ada yang bermasalah, tapi justru tanggung jawab kita sebagai pimpinan untuk membina, mengembangkan, termasuk dalam soliditas, solidaritas dan kinerja," ujar Anies.
 
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah membenarkan ketidakhadiran gubernur dan wakil gubernur sebelumnya dalam acara tahunan Korpri. Saefullah mengaku tak tahu pasti alasannya. "Baru (kali) ini saja (yang datang)," katanya.
 
Saefullah menyebut acara tahunan ini diselenggarakan dengan dana APBD sebesar Rp 225 juta. Kegiatan ini, kata dia, adalah kegiatan tahunan di mana Korpri DKI Jakarta setiap satu tahun sekali untuk mengingatkan dan menjaga soliditas serta solidaritas.